Dwi Br Sitepu
Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Al-Maksum Langkat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Sosial Masyarakat Arab Melalui Dakwah Rasulullah SAW pada Periode Makkah (610–622 M) Dwi Julia Puspita; Sirojul Fuadi; Humaira Sintia Putri; Aqilla Syahira; Raihany Sayyidina Putri Tobing; Rahma Tiara Putri; Anggia Fathimatuzzahrah; Dwi Br Sitepu
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi sosial masyarakat Arab melalui dakwah Rasulullah SAW pada periode Makkah tahun 610–622 M. Periode ini merupakan fase awal perkembangan Islam yang ditandai oleh perubahan mendasar pada aspek keagamaan, sosial, moral, dan budaya masyarakat Arab yang sebelumnya berada dalam kondisi jahiliyah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan historis-deskriptif. Data diperoleh dari berbagai sumber primer dan sekunder yang membahas sejarah dakwah Rasulullah SAW, kondisi masyarakat Arab pra-Islam, serta perkembangan peradaban Islam pada periode Makkah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah Rasulullah SAW berhasil mentransformasikan masyarakat Arab dari sistem kehidupan yang berorientasi pada kesukuan, penyembahan berhala, ketimpangan sosial, dan praktik diskriminatif menuju tatanan masyarakat yang berlandaskan tauhid, keadilan, persaudaraan, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Transformasi tersebut dilakukan melalui strategi dakwah yang bertahap, dimulai dari dakwah secara rahasia hingga dakwah terbuka, dengan penekanan pada pembinaan akidah, pembentukan karakter, dan penguatan solidaritas sosial. Selain itu, dakwah Rasulullah SAW juga melahirkan komunitas Muslim awal yang memiliki ketahanan spiritual dan sosial dalam menghadapi berbagai bentuk tekanan dari kaum Quraisy. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan transformasi sosial pada periode Makkah menjadi fondasi utama bagi terbentuknya peradaban Islam yang berkembang pada periode berikutnya serta memberikan relevansi konseptual bagi pembangunan masyarakat yang berkeadaban di era modern.