1Mas’oed Malloga, 2Nur Ilah Padhila, 3Wan Sulastri Emin, 4Andi Yuliana 123Profesi Ners, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia No. Hp/WA : 082194168064 Abstrak Latar Belakang: Gastroenteritis Akut (GEA) merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi pada anak-anak dengan gejala utama berupa diare, demam, muntah, dan nyeri perut yang berisiko menimbulkan dehidrasi. Nyeri yang dialami pasien anak seringkali menimbulkan kecemasan dan ketidaknyamanan sehingga diperlukan intervensi keperawatan nonfarmakologis yang efektif. Teknik distraksi audio visual adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengalihkan perhatian pasien dari nyeri menuju stimulus berupa suara dan gambar bergerak yang menyenangkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan teknik distraksi audio visual terhadap penurunan tingkat nyeri pada pasien anak dengan GEA di ruang IGD RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar. Metode: Pada penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan tahapan proses keperawatan meliputi pengkajian, penetapan diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah seorang anak usia 10 tahun dengan diagnosis medis GEA yang mengalami demam, diare, muntah, dan nyeri perut. Intervensi distraksi audio visual diberikan sebanyak tiga kali sehari dengan durasi 10–15 menit menggunakan media tayangan kartun, dan dengan indikator penilaian nyeri menggunakan Wong-Baker Scale. Hasil: Penelitian ini menunjukkan adanya penurunan skala nyeri dari 6/10 sebelum intervensi menjadi 2/10 setelah intervensi, disertai berkurangnya ekspresi meringis, peningkatan kenyamanan, serta pasien lebih kooperatif. Kesimpulan: Teknik distraksi audio visual terbukti efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan nyeri pada pasien anak dengan GEA, serta dapat direkomendasikan sebagai salah satu strategi manajemen nyeri di ruang gawat darurat.