Ahmad Sulthon
IAI Uluwiyah Mojokerto

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN PRAKTIK TAJHIZUL MAYIT BAGI KELOMPOK PEMBERDAYAAN KESEJAHTERAAN KELUARGA Ida Zulia Maksunah; Ahmad Sulthon; M. Lauhul Mahfudz; M. Khoirul Arifin
Ta'awun Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2023): Mei
Publisher : LPPM Universitas Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/bwhns693

Abstract

Pelaksanaan perawatan jenazah yang biasa dilakukan dalam masyarakat memang berbeda-beda tradisinya. Namun hal-hal yang bersifat sunah tentu tidak ada perbedaan. Pandangan inilah yang mendasari perlunya dilakukan upaya perawatan jenazah. Khususnya perawatan jenazah bagi Perempuan Agenda pendampingan praktik Tajhizul Mayit bagi ibu-ibu kelompok PKK di desa Peterongan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada para ibu rumah tangga dalam mengimplementasikan tata cara mengurus jenazah yang berdasarkan syariat Islam dengan baik dan benar, sebagai pembakalan diri untuk kehidupan bermasyarakat khususnya di kalangan kaum hawa. Dalam agenda pendampingan ini menggunakan metode pelatihan praktik, dengan diadakannya agenda ini diharapkan para ibu rumah tangga mampu menerapkan teori dan wawasan yang telah didapat di lingkungan desa Peterongan sebagai wujud kepedulian sosial dan tuntutan agama manakala ada saudara, tetangga, maupun kerabat yang meninggal dunia.
Pemberdayaan Ekonomi Pemuda Desa Kejagan Kabupaten Mojokertomelalui Budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Ika Irmawansah; Ahmad Sulthon; Zuhrotul Ma'wa; Andik Dilfani
Ta'awun Jurnal Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM Universitas Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/q9x2x666

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pemuda desa melalui pelatihan budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai upaya peningkatan ekonomi kreatif berbasis lingkungan. Pemuda desa memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi lokal, namun masih menghadapi keterbatasan akses terhadap pelatihan keterampilan dan peluang usaha. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, selama tiga hari dengan melibatkan 15 pemuda desa. Metode yang digunakan adalah participatory learning melalui ceramah interaktif, demonstrasi, praktik lapangan, dan diskusi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 82% dan terbentuknya kelompok usaha “Herbal Muda Desa Kejagan” yang mulai mengembangkan produk olahan herbal, seperti serbuk jahe instan dan sabun lidah buaya. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan keterampilan pemuda desa dalam bidang pertanian herbal sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan hijau (green entrepreneurship).