Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini membahas implementasi program Let's Speak Up! sebagai upaya meningkatkan kemampuan berbicara dan kepercayaan diri siswa SMP di Panti Asuhan Maria Ines, Palangka Raya. Program dilaksanakan melalui lima kali pertemuan dengan menerapkan pendekatan pembelajaran komunikatif dan interaktif. Berbagai aktivitas pembelajaran dirancang untuk memberikan kesempatan praktik berbicara secara langsung, seperti ice breaking, pair practice, descriptive speaking, role play, storytelling, permainan edukatif, dan speaking challenge. Pelaksanaan program difokuskan pada penciptaan lingkungan belajar yang mendukung sehingga peserta terdorong untuk menggunakan bahasa Inggris secara aktif dalam komunikasi yang bermakna. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi, motivasi belajar, penguasaan kosakata, serta kepercayaan diri peserta dalam berbicara bahasa Inggris. Peserta menjadi lebih berani menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, serta melakukan percakapan sederhana di depan teman-temannya. Penggunaan permainan, aktivitas kolaboratif, dan sistem penghargaan memberikan kontribusi positif terhadap keterlibatan peserta selama kegiatan berlangsung. Selain itu, program ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pengalaman praktik berbicara yang lebih luas di luar pembelajaran formal. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis aktivitas komunikatif dan permainan dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris pada remaja di lingkungan pendidikan berbasis komunitas.