Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DENGAN HASIL BELAJAR DI MTS ASSALAM WILAYAH KERJA PUSKESMAS RIMBO BUJANG II TAHUN 2025 Sefryani Nursari; Yocy Efrarianti; Tiara Rizky Novita; Lilis Kholisah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5065

Abstract

Latar Belakang : Data WHO Anemia pada remaja putri sampai saat ini masih cukup tinggi, prevelensi anemia didunia berkisar 40-88%. Angka kejadian anemia pada remaja putri di Negara-negara berkembang sekitar 53,7%, anemia sering menyerang remaja putri disebabkan karena keadaan stress, haid, atau terlambat makan. Angka anemia gizi besi di Indonesia sebanyak 72,3%, mengakibatkan pucat, lemah, letih, pusing, dan menurunnya kosentrasi dalam belajar. Tujuan : untuk mengetahui hubungan kadar Hemoglobin pada Remaja Putri dengan Hasil Belajar. Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan rancangan cross sectional teknik sampling yang digunakan purposive sampling sampel penelitian sebanyak 34 orang. Analisis Univariate menggunakan distribusi frekuensi dan Analisis Bivariate menggunakan uji chi square untuk menganalisis hasil observasi penelitian dengan taraf kepercayaan 95%. Pengukuran kadar hemoglobin menggunakan HB sahli (7orang) dan digital (27orang), Sedangkan hasil belajar didapatkan dari hasil evaluasi belajar semester. Hasil : Mayoritas remaja putri yang tidak anemia berjumlah 21 responden (61,8%), hasil belajar kurang berjumlah 24 responden (70,6%). Ada hubungan kadar hemoglobin pada remaja putri dengan hasil belajar. Hasil analisis Bivariate P Value (0,022) dan nilai OR= 0,143, remaja putri dengan kadar Hb anemia memiliki peluang 0,143 kali untuk mendapatkan hasil belajar yang baik.
Pengaruh Perilaku Ibu Terhadap Pemberian Imunisasi Pada Bayi Usia 0-12 Bulan Di Dusun I, II Dan III Di Desa Bandar Dolok Kecamatan Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang Sarika Sarika; Sefryani Nursari; Yoci Efrarianti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1185

Abstract

Salah satu indikator yang penting untuk mengetahui derajat kesehatan di suatu Negara adalah besarnya angka kesakitan dan kematian bayi (0-12) bulan. Angka kematian bayi di Indonesia tertinggi di Asia Tenggara, menurut Survei Demografi Kesehatan Indonesia 2002-2003 adalah 35 per 1000 kelahiran hidup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perilaku terhadap pemberian imunisasi dasar pada bayi. Penelitian ini adalah penelitian survey analitik. Populasi yaitu ibu yang mempunyai bayi sebanyak 65 orang, dan seluruhnya dijadikan sampel. Data penelitian adalah data primer yang diperoleh langsung dari responden. Penelitian dilaksanakan bulan April - Mei 2026. Data Analisis secara analitik dengan teknik univariat, dan bivariat menggunakan uji R – square pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengetahuan ibu berpengaruh signifikan dengan pemberian imunisasi dasar bayi usia 0 – 12 bulan mayoritas bayi tidak mendapat imunisasi lengkap sebanyak 32 bayi (49,2%) dan minoritas bayi tidak pernah diberikan imunisasi sebanyak 14 bayi (21,5%). Nilai R Square sebesar 0,713 artinya variabel terhadap manfaat imunisasi dapat dikatakan pengetahuan, sikap, dan tindakan mempengaruhi terhadap manfaat pemberian imunisasi sebesar 71,3% sedangkan Nilai Signifikans adalah 0,000 atau lebih kecil dari probabilitas penelitian yaitu 0,05. pemberian imunisasi pada signifikan (p=0,000). Kesimpulan penelitian ini bahwa perilaku ibu yang meliputi pengetahuan, sikap, dan tindakan berpengaruh terhadap pemberian imunisasi dasar bayi. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk memberikan penyuluhan atau pendidikan kesehatan kepada ibu tentang pentingnya pemberian imunisasi pada bayi (0-12 bulan).
HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DENGAN HASIL BELAJAR DI MTS ASSALAM WILAYAH KERJA PUSKESMAS RIMBO BUJANG II TAHUN 2025 Sefryani Nursari; Yocy Efrarianti; Tiara Rizky Novita; Lilis Kholisah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5065

Abstract

Latar Belakang : Data WHO Anemia pada remaja putri sampai saat ini masih cukup tinggi, prevelensi anemia didunia berkisar 40-88%. Angka kejadian anemia pada remaja putri di Negara-negara berkembang sekitar 53,7%, anemia sering menyerang remaja putri disebabkan karena keadaan stress, haid, atau terlambat makan. Angka anemia gizi besi di Indonesia sebanyak 72,3%, mengakibatkan pucat, lemah, letih, pusing, dan menurunnya kosentrasi dalam belajar. Tujuan : untuk mengetahui hubungan kadar Hemoglobin pada Remaja Putri dengan Hasil Belajar. Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan rancangan cross sectional teknik sampling yang digunakan purposive sampling sampel penelitian sebanyak 34 orang. Analisis Univariate menggunakan distribusi frekuensi dan Analisis Bivariate menggunakan uji chi square untuk menganalisis hasil observasi penelitian dengan taraf kepercayaan 95%. Pengukuran kadar hemoglobin menggunakan HB sahli (7orang) dan digital (27orang), Sedangkan hasil belajar didapatkan dari hasil evaluasi belajar semester. Hasil : Mayoritas remaja putri yang tidak anemia berjumlah 21 responden (61,8%), hasil belajar kurang berjumlah 24 responden (70,6%). Ada hubungan kadar hemoglobin pada remaja putri dengan hasil belajar. Hasil analisis Bivariate P Value (0,022) dan nilai OR= 0,143, remaja putri dengan kadar Hb anemia memiliki peluang 0,143 kali untuk mendapatkan hasil belajar yang baik.