Ani Safitri Ani
STIT Tanggamus, Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Arah Kebijakan Pendanaan Pendidikan Islam Dalam Menghadapi Resesi Global : Sebuah Tinjauan Literatur Ani Safitri Ani; Budi Saputro Budi; Dian Jani Prasinta Dian; Jawad Zacaria Salic Jawad
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2026): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v6i1.934

Abstract

Pendanaan pendidikan Islam menghadapi tantangan serius di tengah meningkatnya tekanan resesi global yang berdampak pada stabilitas ekonomi, penurunan daya beli masyarakat, serta keterbatasan anggaran pendidikan. Kondisi ini menyebabkan lembaga seperti madrasah dan pesantren mengalami kerentanan finansial yang mengancam keberlanjutan layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis arah kebijakan pendanaan pendidikan Islam dalam menghadapi resesi global dengan menitikberatkan pada penguatan sistem pembiayaan yang berkelanjutan (sustainable financing system) berbasis ekonomi Islam. Metode yang digunakan adalah literature review dengan protokol PRISMA terhadap 20 artikel ilmiah dari basis data Google Scholar, Scopus, DOAJ, dan Sinta dalam rentang tahun 2022–2026. Pencarian data menggunakan kata kunci terkait pendanaan pendidikan Islam, ekonomi syariah, dan krisis ekonomi global. Kriteria inklusi berfokus pada artikel berbahasa Indonesia/Inggris yang relevan dengan pembiayaan pendidikan Islam dan dampak resesi, sedangkan kriteria eksklusi mengeleminasi artikel duplikat, metodologi tidak jelas, serta teks utuh yang tidak dapat diakses. Penilaian kelayakan artikel dilakukan melalui analisis isi (content analysis) secara bertahap dari pemindaian judul, abstrak, hingga teks utuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketergantungan pada dana konvensional meningkatkan risiko ketidakstabilan finansial lembaga. Sebaliknya, instrumen keuangan sosial Islam seperti zakat produktif, wakaf produktif, dan Islamic social finance terbukti potensial sebagai sumber pendanaan alternatif yang stabil dan mandiri. Integrasi kebijakan negara dengan sistem keuangan Islam serta penerapan manajemen risiko menjadi faktor kunci ketahanan lembaga. Dengan demikian, diperlukan transformasi kebijakan pendanaan yang adaptif, inklusif, dan resilien guna memastikan keberlanjutan pendidikan Islam di era krisis.