Perkembangan peserta didik pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah menjadi isu penting di tengah meningkatnya tantangan disrupsi digital, lemahnya kontrol pengasuhan keluarga, serta keterbatasan sarana pendidikan di wilayah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepala madrasah dalam meningkatkan perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik di MI Mambaus Sholah Kalipang, serta mengidentifikasi faktor pendukung, penghambat, dan solusi yang diterapkan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan pasif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah menerapkan strategi holistik-integratif melalui pembelajaran berbasis lingkungan, gerakan literasi madrasah, pembiasaan religius, buku kendali akhlak, revitalisasi ekstrakurikuler, dan optimalisasi permainan tradisional. Faktor pendukung utama berupa soliditas guru dan dukungan masyarakat, sedangkan hambatan utama meliputi keterbatasan fasilitas digital dan kesenjangan pengasuhan. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan model kepemimpinan madrasah rural berbasis modal sosial, kearifan lokal, dan pengasuhan kolaboratif. Kesimpulannya, strategi kepemimpinan adaptif kepala madrasah mampu menjaga perkembangan holistik peserta didik meskipun berada dalam keterbatasan struktural. Penelitian selanjutnya disarankan menguji efektivitas program Continuous Parenting System secara lebih luas pada madrasah dengan karakteristik berbeda.