Indra Yudha Koswara
Magister Hukum Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perlindungan Anak Dari Reviktimisasi Kekerasan Seksual Dalam Perspektif Viktimologi dan Undang Undang Sistem Peradilan Anak Martahan Napitupulu; Indra Yudha Koswara
Jurnal Hukum Mimbar Justitia Vol. 11 No. 1 (2025): Published 30 Juni 2025
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jhmj.v11i1.5148

Abstract

Meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia bertentangan dengan prinsip perlindungan hak asasi manusia sebagaimana diatur dalam Pasal 28B ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945, yang menjamin hak anak atas kelangsungan hidup, tumbuh kembang, serta perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Namun, praktik sistem peradilan pidana kerap kali kurang ramah anak, sehingga menimbulkan risiko reviktimisasi yang menghambat pemulihan korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan hukum pidana berdasarkan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak dan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, serta mengevaluasi adaptasi konsep Barnahus sebagai model perlindungan anak terpadu di Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan teknik analisis deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun dasar hukum perlindungan anak sudah memadai, implementasinya masih menghadapi kendala teknis dan konseptual.
Penegakan Hukum Peredaran MMEA dan Rokok Ilegal dalam Perspektif Pemidanaan Tri Warsono; Indra Yudha Koswara
Jurnal Hukum Mimbar Justitia Vol. 11 No. 1 (2025): Published 30 Juni 2025
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jhmj.v11i1.5161

Abstract

Meningkatnya peredaran minuman mengandung etil alkohol (MMEA) dan rokok tanpa pita cukai menimbulkan potensi kerugian penerimaan negara dari sektor cukai. Padahal, cukai merupakan salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Bea dan Cukai memiliki peran strategis dalam pengawasan dan penegakan hukum terhadap barang-barang kena cukai. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif untuk menganalisis efektivitas penegakan hukum, faktor-faktor yang memengaruhi, serta dampaknya terhadap pemulihan penerimaan negara. Variabel yang diteliti meliputi regulasi, koordinasi antarinstansi, keterbatasan sumber daya, dan tingkat kesadaran masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya penguatan regulasi dan sinergi antar lembaga guna menekan peredaran barang ilegal. Rekomendasi mencakup peningkatan kapasitas pengawasan, termasuk terhadap produk baru seperti rokok elektrik yang semakin populer di masyarakat