Hangga Novian Adi Putra
Program Studi Fisika, FMIPA Universitas Udayana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemetaan Daerah Rawan Gempa Bumi di Pulau Nias Berdasarkan Nilai Peak Ground Acceleration (PGA) Hangga Novian Adi Putra
Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains Vol 9 No 01 (2026): GRAVITASI: JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN SAINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/gravitasi.jpfs.v9i01.13438

Abstract

Pulau Nias merupakan salah satu kepulauan kecil yang rawan terhadapat bencana gempa bumi. Pulau Nias terletak di bagian Barat Provinsi Sumatera Utara. Pulau Nias terdiri atas lima wilayah administrasi, yaitu Kabupaten Nias, Nias Utara, Nias Barat, Nias Selatan, dan Kota Gunungsitoli. Penelitian ini dilakukan untuk memetakan daerah rawan gempa bumi wilayah Pulau Nias menggunakan persamaan atenuasi yang dikembangkan oleh Youngs. Penelitian ini menggunakan 71 data gempa yang terjadi di sekitar Pulau Nias dan sekitranya dalam rentang waktu antara tahun 1990 sampai tahun 2025. Data gempa yang digunakan adalah data gempa yang memiliki magnitudo 5,5 Mw ke atas, serta kedalaman gempa kurang dari 50 km. Berdasarkan analisis rawan bencana di Pulau Nias didapatkan daerah yang mempunyai tingkat kerawanan bencana gempa bumi tertinggi adalah Nias Utara dan Kota Gunungsitoli yang memiliki nilai PGA dari 210 gal sampai 260 gal dan skala MMI VII. Daerah yang memiliki kerawanan gempa bumi tingkat menengah adalah daerah sebagian Nias Utara, Kota Gunungsitoli, Nias Barat, dan sebagian dari Nias yang memiliki nilai PGA dari 170 gal – 210 gal dan skala MMI VI dan VII. Sedangkan daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana gempa bumi terendah adalah sebagian Nias dan hampir keseluruhan dari daerah Nias Selatan yang memiliki nilai PGA dari 120 gal sampai 160 gal dan skala MMI VI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pulau Nias termasuk dalam zona bahaya gempa bumi tingkat menengah.