Gatot Wijayanto
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Marketing mix sebagai instrumen strategis dalam perancangan designing market-driven strategy: Tinjauan literatur sistematis Diety Lucia; Gatot Wijayanto
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1169

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan konsep marketing mix serta mengeksplorasi relevansinya dalam mendukung perancangan strategi pemasaran yang berorientasi pasar (Designing Market-Driven Strategy). Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan prosedur PRISMA untuk mengidentifikasi, menyeleksi, dan mensintesis literatur yang relevan. Pencarian dilakukan secara berjenjang dengan Scopus sebagai basis data utama dan Google Scholar serta basis data lain sebagai pelengkap, menghasilkan 140 artikel yang kemudian diseleksi melalui tahap identification, screening, dan eligibility hingga diperoleh 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis melalui metode deskriptif dan sintesis tematik. Temuan – Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep marketing mix telah berkembang dari model 4P (product, price, place, promotion) menjadi kerangka 7P (product, price, place, promotion, people, process, physical evidence) untuk mengakomodasi karakteristik sektor jasa. Elemen-elemen marketing mix secara umum berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan, loyalitas pelanggan, keputusan pembelian, dan kinerja pemasaran, meskipun ditemukan inkonsistensi pada beberapa elemen, khususnya promotion dan people, yang pengaruhnya bervariasi tergantung pada sektor industri, tingkat agregasi studi, dan konteks geografis. Selain itu, beberapa studi memberikan bukti tidak langsung yang relevan dengan tahapan designing market-driven strategy, mulai dari penerjemahan informasi pasar ke dalam keputusan marketing mix hingga dampaknya terhadap nilai dan loyalitas pelanggan. Keterbatasan penelitian – Dari 20 artikel yang dikaji, tidak ditemukan studi yang secara eksplisit mengoperasionalkan atau menguji kerangka designing market-driven strategy maupun market orientation, sehingga keterkaitan keduanya dalam penelitian ini bersifat sintesis konseptual berbasis bukti tidak langsung, bukan temuan empiris langsung. Jumlah artikel yang relatif terbatas dan didominasi oleh publikasi 2024–2025, heterogenitas metode penelitian yang menghalangi agregasi statistik, serta penggunaan sebagian kecil sumber non-Scopus juga menjadi keterbatasan dalam generalisasi temuan. Implikasi – Bagi praktisi pemasaran, kajian ini menunjukkan bahwa elemen marketing mix sebaiknya dikelola secara terintegrasi dan disesuaikan dengan karakteristik sektor, tingkat interaksi layanan, serta konteks pasar, alih-alih diterapkan secara generik. Pengelolaan ini berpotensi menjadi penghubung antara pemahaman kebutuhan pasar dan program pemasaran yang dijalankan organisasi, meskipun penerapannya perlu disertai evaluasi berkelanjutan terhadap relevansi dan efektivitasnya dalam konteks organisasi masing-masing. Kebaruan – Penelitian ini memberikan kebaruan dengan mengidentifikasi adanya boundary conditions yang menjelaskan inkonsistensi pengaruh elemen marketing mix antarstudi, serta mengajukan proposisi konseptual mengenai keterkaitan marketing mix dengan designing market-driven strategy berdasarkan sintesis bukti tidak langsung lintas sektor, suatu keterkaitan yang sebelumnya belum dibahas secara integratif dalam literatur marketing mix, sekaligus membuka agenda penelitian empiris untuk menguji proposisi tersebut secara langsung.
Peran pemasaran digital dan data-driven dalam mendorong keberlanjutan bisnis: Sebuah tinjauan systematic literature review Freshly Arrisky; Gatot Wijayanto
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1170

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi Digital Marketing & Data-Driven Marketing dalam menciptakan keberlanjutan bisnis yang dinilai dari aspek 3P (Profit, People & Planet). Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Tinjauan Literatur Sistematis (Systematic Literature Review) terhadap 20 artikel. Temuan – Digital marketing mempengaruhi perilaku konsumen dan meningkatkan kinerja bisnis. Dampak tersebut berkontribusi pada keberlanjutan bisnis (profit, people, planet), sementara data-driven marketing berperan sebagai penguat melalui pengambilan keputusan berbasis data. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada ketidakseimbangan fokus antara digital marketing dan data-driven marketing, di mana kajian lebih didominasi oleh digital marketing. Selain itu, pendekatan SLR yang digunakan bersifat deskriptif tanpa meta-analysis, sehingga tidak mengukur kekuatan hubungan antar variabel secara statistik. Implikasi – Implikasi teoritis memperkuat pemahaman integrasi digital dan data-driven marketing dalam kerangka triple bottom. Implikasi praktis menjadi panduan bagi perusahaan, khususnya UMKM, untuk meningkatkan kinerja dan keberlanjutan melalui pemasaran digital dan pemanfaatan data. Kebaruan – Kebaruan penelitian ini terletak pada sintesis literatur yang mengintegrasikan digital marketing dan data-driven marketing dalam kerangka keberlanjutan bisnis berbasis triple bottom line (Profit, People, Planet). Penelitian ini menunjukkan bahwa digital marketing memengaruhi customer engagement, purchase intention, dan consumer behavior yang berdampak pada keberlanjutan bisnis, sedangkan data-driven marketing berperan sebagai pendukung melalui pengambilan keputusan berbasis data.
Formulasi strategi berbasis pasar: Tinjauan literatur sistematis Lina Dewi; Gatot Wijayanto
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1197

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan konsep Formulasi Strategi Berbasis Pasar - Designing Market-Driven Strategies (DMS) melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan mengidentifikasi perkembangan lima dimensi utama, yaitu advanced market segmentation, targeting strategy, positioning and value positioning, market-driven strategic choice, dan strategic trade-off. Kajian ini dilakukan untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perkembangan formulasi strategi pemasaran dalam menghadapi transformasi digital, pemanfaatan artificial intelligence, serta tuntutan keberlanjutan bisnis. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Sebanyak 20 artikel ilmiah internasional yang diterbitkan pada periode 2021–2026 diseleksi melalui tahapan identification, screening, eligibility, dan inclusion. Artikel yang memenuhi kriteria selanjutnya dievaluasi menggunakan penilaian kualitas (quality assessment) sebelum dilakukan sintesis tematik untuk mengidentifikasi perkembangan konsep, hubungan antardimensi, serta arah penelitian pada bidang Designing Market-Driven Strategies. Temuan – Hasil kajian menunjukkan bahwa formulasi strategi pemasaran telah berkembang dari pendekatan Segmentation–Targeting–Positioning (STP) konvensional menuju strategi yang lebih adaptif, berbasis data, dan berorientasi pada penciptaan nilai. Integrasi artificial intelligence, machine learning, customer lifetime value, dan dynamic capabilities meningkatkan efektivitas segmentasi pasar, penargetan pelanggan, serta pengambilan keputusan strategis. Selain itu, strategic fit, orientasi keberlanjutan, dan pengelolaan strategic trade-off menjadi faktor penting dalam membangun keunggulan bersaing dan mempertahankan kinerja organisasi pada lingkungan bisnis yang dinamis. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini hanya mencakup 20 artikel internasional yang diterbitkan pada periode 2021–2026 dan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review tanpa melakukan pengujian empiris, sehingga temuan bergantung pada kualitas dan cakupan penelitian terdahulu. Implikasi – Secara teoretis, penelitian ini memperkaya literatur mengenai perkembangan Designing Market-Driven Strategies melalui integrasi perspektif pemasaran strategis, kemampuan dinamis, transformasi digital, dan keberlanjutan dalam satu kerangka konseptual. Secara praktis, hasil penelitian dapat menjadi acuan bagi praktisi dalam merumuskan strategi pemasaran yang lebih adaptif, berbasis data, responsif terhadap perubahan pasar, dan mampu menciptakan keunggulan bersaing yang berkelanjutan. Kebaruan – Penelitian ini menawarkan sintesis terintegrasi terhadap lima dimensi utama DMS dalam satu kajian sistematis serta menunjukkan keterkaitan antara artificial intelligence, customer lifetime value, dynamic capabilities, strategic fit, orientasi keberlanjutan, dan strategic trade-off dalam membentuk formulasi strategi pemasaran modern. Berbeda dengan kajian sebelumnya yang umumnya membahas dimensi-dimensi tersebut secara terpisah, penelitian ini menyajikan kerangka konseptual yang mengintegrasikan seluruh dimensi sebagai landasan pengembangan strategi pemasaran berbasis pasar pada era digital dan keberlanjutan.
Eksekusi strategi pemasaran berbasis pasar: Pengembangan program pemasaran berorientasi pasar dan kinerja pemasaran Paul H. H. Pardede; Gatot Wijayanto
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1198

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi market-driven strategy execution melalui market-focused program development serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi marketing performance berdasarkan hasil kajian literatur terkini. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA terhadap 20 artikel jurnal internasional bereputasi dan open access yang diterbitkan pada periode 2021–2026. Proses seleksi artikel dilakukan melalui tahapan identification, screening, eligibility, dan inclusion, kemudian dianalisis menggunakan descriptive qualitative synthesis. Temuan – Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi market-driven strategy execution dipengaruhi oleh market orientation, digital marketing capability, customer engagement, marketing analytics, artificial intelligence, strategic agility, dan adaptive capability. Selain itu, implementasi strategi pemasaran modern semakin bergantung pada data-driven decision-making dan integrasi teknologi digital. Penggunaan marketing metrics seperti customer lifetime value, return on marketing investment, customer acquisition cost, dan engagement metrics berperan penting dalam mengevaluasi efektivitas strategi pemasaran. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada artikel jurnal open access yang dipublikasikan selama periode 2021–2026, sehingga belum mencakup seluruh publikasi yang relevan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas cakupan database, menggunakan analisis bibliometrik atau meta-analysis, serta menguji kerangka konseptual yang dihasilkan melalui penelitian empiris pada berbagai konteks industri. Implikasi – Hasil penelitian memberikan implikasi teoritis dengan memperkuat pemahaman mengenai integrasi antara market-driven strategy, market-focused program development, dan marketing performance. Secara praktis, penelitian ini memberikan rekomendasi bagi organisasi untuk meningkatkan kapabilitas digital, pemanfaatan marketing analytics, serta penggunaan marketing metrics dalam mendukung implementasi strategi pemasaran yang lebih efektif. Kebaruan – Kebaruan penelitian ini terletak pada penyusunan sintesis konseptual yang mengintegrasikan market-driven strategy, market-focused program development, dan marketing performance ke dalam satu kerangka implementasi strategi pemasaran. Berbeda dengan penelitian terdahulu yang umumnya membahas ketiga konsep tersebut secara terpisah, penelitian ini memetakan hubungan antarkonstruk sekaligus mengidentifikasi peluang penelitian pada implementasi strategi pemasaran di era transformasi digital.
Designing market-driven strategies sebagai dynamic strategic choice: Tinjauan konseptual dan ilustrasi analitis Ziqra Dika Putri; Gatot Wijayanto
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1199

Abstract

Tujuan – Artikel ini bertujuan merekonseptualisasi Designing Market-Driven Strategies (DMS) sebagai dynamic strategic choice yang terbentuk melalui proses value interpretation, strategic fit evaluation, trade-off prioritization, capability reconfiguration, dan dynamic strategic transformation dalam menghadapi dinamika lingkungan bisnis modern. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan conceptual review dengan metode scoping review terhadap berbagai literatur terkait market-driven strategy, dynamic capability, strategic fit, strategic trade-off, dan strategic transformation. Analisis dilakukan melalui sintesis konseptual terhadap artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan. Selain itu, artikel ini menggunakan transformasi strategi Netflix sebagai analytical illustration untuk memperkuat pembahasan konseptual yang dibangun. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa Designing Market-Driven Strategies tidak lagi dapat dipahami hanya sebagai proses pemasaran yang bersifat linier melalui segmentasi, targeting, dan positioning, tetapi berkembang menjadi dynamic strategic selection logic yang bersifat adaptif dan integratif. Strategic choice dipengaruhi oleh interpretasi nilai pasar, tekanan lingkungan bisnis, strategic fit, keterbatasan sumber daya, strategic trade-off, serta kemampuan organisasi dalam melakukan capability transformation secara berkelanjutan. Ilustrasi transformasi Netflix memperlihatkan bahwa strategi berbasis pasar modern berkembang sebagai dynamic strategic selection logic yang membentuk continuous strategic learning cycle, sehingga organisasi mampu mempertahankan relevansi dan keunggulan kompetitif di tengah dinamika lingkungan bisnis. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini menggunakan pendekatan conceptual review dan analytical illustration sehingga belum melakukan pengujian empiris secara langsung terhadap model konseptual yang dibangun. Selain itu, penggunaan Netflix sebagai ilustrasi analitis menyebabkan pembahasan lebih berfokus pada konteks industri digital dan perusahaan berbasis teknologi. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan pengujian empiris terhadap model dynamic strategic selection logic pada berbagai konteks industri yang berbeda. Implikasi – Secara teoritis, penelitian ini memperluas perspektif Designing Market-Driven Strategies dari pendekatan marketing implementation menuju perspektif dynamic strategic selection yang lebih integratif dan berbasis transformasi organisasi. Secara praktis, penelitian ini menunjukkan pentingnya strategic flexibility, capability alignment, dan kemampuan organisasi dalam melakukan adaptive strategic transformation di tengah dinamika lingkungan bisnis yang semakin kompleks. Kebaruan – Kebaruan penelitian ini terletak pada rekonseptualisasi Designing Market-Driven Strategies sebagai dynamic strategic selection logic yang mengintegrasikan market orientation, dynamic capability, strategic fit, strategic trade-off, dan strategic transformation dalam satu kerangka konseptual yang adaptif dan berkelanjutan.