Yusmita Dewi Nasution
Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary, Padangsidimpuan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Literasi keuangan santri pondok pesantren Musthafawiyah tentang bank syariah Yusmita Dewi Nasution; Aswadi Lubis; Muhammad Isa; Ihdi Aini
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1194

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi santri Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru tentang bank syariah. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Adapun subjek penelitian dalam penelitian ini adalah santri Pondok Pesantren Musthafawiyah dengan informan berjumlah 60 orang. Sumber data dalam penelitian ini ada dua, yaitu data sekunder dan data primer.  Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Untuk teknik keabsahan datanya, digunakan teknik triangulasi metode dan triangulasi sumber. Temuan –  Hasil penelitian menemukan bahwa tingkat literasi keuangan syariah santri bervariasi. Sebagian besar santri (58,33%) tergolong dalam kategori Less Literate, yang berarti mereka memiliki pemahaman dasar yang sangat terbatas tentang bank syariah maupun produk-produknya. Rendahnya literasi ini disebabkan oleh kurikulum pesantren yang belum memuat topik keuangan syariah serta terbatasnya akses dan promosi dari lembaga keuangan syariah di lingkungan pesantren. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas secara kualitatif pada lingkup santri di Pondok Pesantren Musthafawiyah. Selain itu, penelitian ini hanya berfokus pada literasi keuangan santri tentang bank syariah dan tidak mengaitkannya dengan faktor-faktor lain yang memengaruhinya. Implikasi – Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas santri sangat membutuhkan edukasi yang lebih mendalam tentang literasi keuangan syariah. Terdapat urgensi bagi pengelola Pondok Pesantren Musthafawiyah dan kantor cabang bank syariah terdekat untuk berkolaborasi dalam memberikan edukasi guna meningkatkan literasi santri. Kebaruan – Penelitian ini dilakukan karena belum ada studi sejenis yang secara spesifik mengkaji literasi keuangan syariah pada santri Pondok Pesantren Musthafawiyah. Penelitian ini juga memberikan perspektif yang berbeda karena mengambil lokasi pesantren di Sumatera Utara, berbeda dengan penelitian-penelitian sebelumnya yang mayoritas meneliti santri di pondok pesantren di Pulau Jawa yang dikelola secara relatif modern.