Jumriani
Politeknik Muhammad Dahlan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN JUMLAH KUNJUNGAN PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PENANAE Putri Yayu; Jumratun; Nur Islamyati; Jumriani
JKM-Bid: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT KEBIDANAN (The Journal of Public Health Midwifery) Vol. 12 No. 02 (2026): Juni 2026
Publisher : Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71369/17ejqw85

Abstract

Background: Antenatal Care (ANC) is the care provided to mothers and fetuses during pregnancy, aimed at improving and maintaining maternal and infant health, preparing for a safe delivery, and reducing maternal mortality and morbidity. Through ANC examinations, pregnant women can more quickly identify danger signs during pregnancy. The recommended standard for ANC visits is at least six visit. during pregnancy. Data from the Bima City Health Office showed that K6 coverage reached 74.30% in 2023, decreased to 71.25% in 2024, and further declined to 38.39% in 2025 (Bima City Health Office, 2025). Meanwhile, K6 coverage at the Penanae Community Health Center in 2025 was 29.91% (Penanae Community Health Center MCH Data, 2025). This study aimed to determine the relationship between pregnant women’s knowledge of pregnancy danger signs and the number of antenatal care visits in the working area of the Penanae Community Health Center, Bima City, in 2025.Methodology: This study employed a quantitative design with a cross-sectional approach. The population consisted of 210 third-trimester pregnant women, with a sample of 42 respondents selected using simple random sampling. Data analysis techniques included univariate and bivariate analyses using the chi-square test. Result: The majority of respondents had poor knowledge, accounting for 17 (40.4%). Most respondents were non-compliant with the recommended ANC visit frequency (≤ 6 visits), totaling 22 (52.4%).
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN DENGAN MINYAK ZAITUN TERHADAP NYERI PERSALINAN PADA IBU BERSALIN FASE AKTIF Jumriani; Sri Astuti; Bayti Jannah
JKM-Bid: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT KEBIDANAN (The Journal of Public Health Midwifery) Vol. 12 No. 02 (2026): Juni 2026
Publisher : Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71369/850x8m59

Abstract

Latar belakang : Proses persalinan seringkali merupakan sesuatu yang sangat menakutkan dan identik dengan rasa nyeri. Nyeri persalinan merupakan proses yang fisiologis. Apabila nyeri tidak diatasi dengan baik akan menimbulkan masalah yang lain diantaranya meningkatnya kecemasan atau rasa khawatir akan proses persalinan sehingga produksi hormon adrenalin meningkat dan mengakibatkan vasokonstriksi yang menyebabkan aliran darah ibu ke janin menurun. Janin akan mengalami hipoksia sedangkan ibu akan mengalami persalinan lama dan dapat juga meningkatkan tekanan sitolik dan distolik Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui Pengaruh Pijat Oksitosin Dengan Minyak Zaitun Terhadap Nyeri Persalinan Pada Ibu Bersalin Fase Aktif Di Klinik Tiberias Tobelo  Halmahera Utara Tahun 2026 Metode Penelitian : Jenis penelitian yang dilakukan termasuk penelitian Quasi-eksperimental., Penelitian  ini  telah  dilaksanakan  di Klinik Tiberias  pada bulan  April 2026, sampel dalam penelitian ini adalah 20 ibu Bersalin Hasil : hasil penelitian kelompok yang diberikan pijat oksitosin seluruh responden sebanyak 10 ibu bersalin (50%) menunjukkan adanya penurunan skala nyeri persalinan. Sedangkan Pada kelompok yang tidak diberikan intervensi, hanya sebagian kecil responden, yaitu 4 ibu bersalin (20%), yang mengalami penurunan skala nyeri persalinan Kesimpulan : Ada Pengaruh Pijat Oksitosin Dengan Minyak Zaitun Terhadap Nyeri Persalinan Pada Ibu Bersalin Fase Aktif    Kata Kunci : Pijat Oksitosin, Minyak Zaitun, Nyeri Persalinan