Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUNGAN PADA PT GARUDAFOOD PUTRA PUTRI JAYA TBK DAN PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR TBK PERIODE 2022-2025 Najwa Divanny Dwi Shasyia; Brigita Gloria Tewu; Najla Na’ilah Manggabarani; Eko Edy Susanto
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 5 No. 10 (2026): Juni 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan kinerja keuangan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk periode 2022–2025 dengan menggunakan analisis rasio keuangan yang terdiri dari rasio likuiditas, profitabilitas, solvabilitas, dan aktivitas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dan studi kepustakaan yang bersumber dari laporan tahunan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sisi likuiditas PT Indofood Sukses Makmur Tbk lebih baik dibandingkan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk dengan rata-rata current ratio sebesar 199,63%, quick ratio 151,52%, dan cash ratio 96,90%. Dari sisi profitabilitas, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk lebih baik dengan rata-rata ROE sebesar 16,36% dan ROA sebesar 7,87%. Dari sisi solvabilitas, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk lebih baik pada rasio DAR sebesar 51,85%, sedangkan PT Indofood Sukses Makmur Tbk lebih baik pada rasio DER sebesar 86,06%. Dari sisi aktivitas, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk memiliki perputaran total aset lebih baik sebesar 1,43 kali dibandingkan PT Indofood Sukses Makmur Tbk sebesar 0,83 kali. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua perusahaan memiliki keunggulan kinerja keuangan pada rasio yang berbeda sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan bagi investor dan manajemen perusahaan dalam pengambilan keputusan ekonomi
Strategi Pengembangan SDM untuk Meningkatkan Efektivitas Penggunaan Platform GoFood pada UMKM Kuliner Brigita Gloria Tewu; Mellisa Indah Azhari; Siti Rahayu; Najwa Divanny Dwi Shasyia; Nadya Putri Aulia; Naswa Laura Anggreini; Najla Na'ilah Manggabarani; Nandha Narendra Muvano
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2026): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi UMKM kuliner dalam pemanfaatan platform GoFood adalah rendahnya efektivitas penggunaan fitur digital yang tersedia. Meskipun platform ini menawarkan berbagai kemudahan operasional dan peluang peningkatan penjualan, sebagian besar pelaku UMKM masih memanfaatkannya secara terbatas akibat rendahnya literasi digital dan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Berbagai solusi sebelumnya telah dilakukan, seperti penyediaan platform digital, pelatihan pemasaran online, serta pendampingan teknis penggunaan aplikasi GoFood dan GoBiz. Namun, solusi tersebut memiliki kelemahan karena lebih menitikberatkan pada aspek teknologi dan pemasaran, sementara pengembangan SDM sebagai pengelola utama platform belum dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Inovasi penelitian ini terletak pada penekanan pengembangan SDM sebagai faktor strategis dalam meningkatkan efektivitas penggunaan GoFood. SDM diposisikan tidak hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi sebagai pengelola yang mampu mengoptimalkan fitur GoBiz, mengelola menu digital, serta memanfaatkan data penjualan secara strategis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi pengembangan SDM yang dapat meningkatkan efektivitas penggunaan platform GoFood pada UMKM kuliner. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR), melalui analisis dan sintesis berbagai penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan literasi digital, pelatihan berkelanjutan, dan pendampingan teknis menjadi kunci utama dalam meningkatkan efektivitas penggunaan GoFood. Kesimpulannya, keberhasilan pemanfaatan platform digital pada UMKM kuliner tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi sangat bergantung pada kualitas dan kesiapan SDM yang mengelolanya.