Tingginya angka kasus HIV di Indonesia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius. Rendahnya pengetahuan masyarakat, termasuk kader kesehatan, berkontribusi terhadap munculnya stigma terhadap orang yang hidup dengan HIV. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader kesehatan tentang pencegahan HIV di Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Metode kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 4 Juli 2025 dengan melibatkan 40 peserta yaitu 25 orang kader kesehatan dan 15 orang adalah ketua tim penggerak PKK Desa Se-Kecamatan Sawangan. Edukasi diberikan melalui ceramah, diskusi interaktif, pemutaran video, dan pembagian buku saku. Evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan dan dilakukan uji Wilcoxon guna menganalisis signifikansi perbedaan nilai pre dan post test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, di mana kategori pengetahuan baik meningkat dari 50 persen menjadi 95 persen setelah pelatihan. Hasil uji statistik Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna antara nilai sebelum dan sesudah pelatihan dengan nilai p=0.000. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan edukatif efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader tentang pencegahan HIV, penularan dari ibu ke anak, serta pentingnya terapi pengobatan yang tepat. Kegiatan ini menegaskan pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi kader sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dalam mendukung eliminasi HIV di tingkat lokal.