Yulina Dwi Hatuty
Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEDULI ELIMINASI HEPATITIS 2030,DENGAN SKRINING HEPATITIS B SURFACE ANTIGEN(HBsAg), PEMERIKSAAN STATUS GIZI PADA MASYARAKAT: CARING FOR HEPATITIS ELIMINATION 2030 THROUGH HEPATITIS B SURFACE ANTIGEN (HBsAg) SCREENING AND NUTRITIONAL STATUS ASSESSMENT IN THE COMMUNITY Lestari Rahmah; Kumalasari Kumalasari; Karolina BR. Surbakti; Dodoh Khodijah; Nita Andriani Lubis; Yulina Dwi Hatuty
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.2847

Abstract

Hepatitis B masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia akibat tingginya angka infeksi dan rendahnya deteksi dini. Minimnya pengetahuan masyarakat serta akses terbatas terhadap pemeriksaan HBsAg menjadi kendala utama dalam mendukung target eliminasi Hepatitis B tahun 2030. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan penemuan kasus secara dini melalui skrining HBsAg, edukasi kesehatan, dan penilaian status gizi pada masyarakat. Sebanyak 200 orang mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di PTUN Banda Aceh. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 197 peserta (98,5%) tidak terdeteksi antigen Hepatitis B, sedangkan 3 peserta (1,5%) menunjukkan hasil reaktif. Hasil penilaian status gizi menunjukkan bahwa 148 peserta (74,0%) memiliki status gizi normal, 22 peserta (11,0%) tergolong gizi kurang, dan 30 peserta (15,0%) tergolong gizi lebih/obesitas. Edukasi kesehatan yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman peserta dari 55% sebelum kegiatan menjadi 85% setelah kegiatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa skrining HBsAg yang terarah, disertai edukasi kesehatan dan penilaian status gizi, berperan penting dalam meningkatkan deteksi dini, literasi kesehatan masyarakat, serta mendukung upaya eliminasi Hepatitis B di tingkat komunitas.