Ekstrakurikuler merupakan bagian penting dari pendidikan yang tidak hanya menekankan pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan minat, bakat, dan pembentukan karakter santri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen peserta didik dalam pengembangan ekstrakurikuler di Pesantren Samudera Pasai Madani Aceh Besar, mencakup perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dilaksanakan dengan merumuskan visi-misi, menetapkan tujuan, dan memetakan minat serta bakat santri. Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara terstruktur dengan pendampingan mentor yang kompeten, sedangkan evaluasi dilakukan melalui monitoring dan pelaporan rutin. Faktor pendukung mencakup komitmen pimpinan pesantren, ketersediaan sumber daya manusia, serta tingginya antusiasme santri. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana prasarana dan kurangnya sosialisasi visi ekstrakurikuler. Dengan demikian, manajemen peserta didik dalam pengembangan ekstrakurikuler di pesantren ini sudah berjalan cukup baik, namun masih memerlukan perbaikan pada aspek fasilitas dan komunikasi program. Kata Kunci: Manajemen Peserta Didik, Pengembangan Ekstrakurikuler