Heny Kristanto
Akademi Kesehatan Dharma Husada Kediri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN LAMA SAKIT DENGAN KOPING MEKANISME KELUARGA DALAM MERAWAT PASIEN SKIZOPRENIA DI PUSKESMAS WILAYAH BALOWERTI KOTA KEDIRI Sucipto; Heny Kristanto
coba Vol 14 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v14i2.1014

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa kronis yang membutuhkan perawatan jangka panjang dan dapat menimbulkan beban fisik, psikologis, sosial, serta ekonomi bagi keluarga sebagai caregiver utama. Lamanya anggota keluarga mengalami skizofrenia dapat memengaruhi kemampuan keluarga dalam beradaptasi dan mengembangkan mekanisme koping selama proses perawatan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui hubungan antara lama sakit dengan mekanisme koping keluarga dalam merawat pasien skizofrenia tujuan penelitian ini menganalisis hubungan antara lama sakit dengan koping mekanisme keluarga dalam merawat pasien skizoprenia . Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah keluarga yang merawat pasien skizofrenia yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling jumlah sampel 40  responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner karakteristik responden dan instrumen mekanisme koping keluarga. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga yang merawat pasien skizofrenia dengan lama sakit kurang dari 2 tahun seluruhnya (100%) memiliki mekanisme koping maladaptif. Sementara itu, pada keluarga yang merawat pasien dengan lama sakit lebih dari 2-4 tahun sebagian (92%) memiliki mekanisme koping adaptif. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara lama sakit dengan mekanisme koping keluarga dalam merawat pasien skizofrenia. Semakin lama keluarga merawat pasien skizofrenia, semakin baik kemampuan keluarga dalam beradaptasi terhadap kondisi penyakit dan mengembangkan mekanisme koping yang adaptif. Pengalaman merawat dalam jangka panjang memungkinkan keluarga memperoleh pengetahuan, meningkatkan penerimaan terhadap kondisi pasien, serta memanfaatkan sumber dukungan yang tersedia. Oleh karena itu, diperlukan edukasi, konseling, dan program psikoedukasi keluarga sejak awal diagnosis untuk membantu keluarga mengembangkan mekanisme koping yang lebih adaptif. Kata Kunci: skizofrenia, lama sakit, mekanisme koping, keluarga