Adam Nizar Kusmara
Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Respons Pertumbuhan Cabai Rawit terhadap Kombinasi Konsentrasi Pupuk Organik Cair Urine Kelinci dan NPK dengan Interval Waktu Pemupukan Berbeda Adam Nizar Kusmara; Arrin Rosmala; Nasrudin Nasrudin
AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences Vol 8 No 1 (2026): June
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/agroscript.v8i1.2723

Abstract

Pembibitan cabai memerlukan pemeliharaan rutin agar tanaman tumbuh secara optimal. Aplikasi kombinasi pupuk NPK dan POC urine kelinci dapat memacu proses pertumbuhan tanaman dengan maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi POC urine kelinci dan NPK dengan interval waktu pemupukan yang berbeda terhadap pertumbuhan bibit cabai rawit. Penelitian dilaksanakan di Screen House Tanah Muda, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat pada bulan Juli sampai November 2024. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Faktor pertama yaitu kombinasi POC urine kelinci dan NPK terdiri atas 60 mL L-1 POC urine kelinci tanpa NPK, 60 mL L-1 POC urine kelinci dan NPK 2 g, 40 mL L-1 POC urine kelinci tanpa NPK, dan 40 mL L-1 POC urine kelinci dan NPK 2 g. Faktor kedua yaitu interval waktu pemupukan terdiri atas 5 hari sekali dan 7 hari sekali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POC urine kelinci dapat meningkatkan tinggi bibit, jumlah daun, dan diameter batang. Perlakuan 40 mL L-1 POC urine kelinci tanpa NPK dengan interval pemupukan 7 hari sekali menghasilkan bibit cabai rawit paling tinggi pada 18, 22, 26, 30, dan 34 HSS. Perlakuan tersebut juga menghasilkan jumlah daun terbanyak pada 26 HSS, serta diameter batang pada 26, 30, dan 34 HSS. Tidak berbeda nyata dengan perlakuan perlakuan 60 mL L-1 POC urine kelinci tanpa NPK dengan interval pemupukan 7 hari sekali. Hasil tersebut menunjukkan bahwa aplikasi POC urine kelinci saja mampu meningkatkan pertumbuhan bibit cabai secara optimal