This Author published in this journals
All Journal JUILMU
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Keragaman Walang Sangit (Hemiptera: Alydidae) di Desa Kiniar, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa Berdasarkan DNA Barcoding Mira Astriani; Beivy Jonathan Kolondam; Marhaenus Johanis Rumondor
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/juilmu.v3i2.119-136

Abstract

Walang sangit (Hemiptera:Alydidae) merupakan serangga yang berpotensi sebagai hama tanaman padi (Oryza sativa). Penyebaran metode identifikasi yang lebih baru yaitu melibatkan teknik molekuler, yakni DNA Barcoding. Target standar dari DNA barcoding untuk hewan tingkat tinggi adalah marka gen COI. Untuk itu diperlukan penelitian mengenai penentuan spesies serangga hama tanaman padi menggunakan DNA barcoding untuk keperluan konservasi, serta membandingkan spesies-spesies yang ditemukan pada daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serangga hama tanaman padi di persawahan kabupaten Minahasa menggunakan DNA barcoding. Lokasi pengambilan spesimen serangga bertempat di persawahan tanaman padi Desa Kiniar, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Metode penelitian dimulai dari pengambilan sampel serangga, kemudian dilanjutkan dengan ekstraksi DNA, amplifikasi gen COI (menggunakan metode PCR), elektroforesis gel agarosa, sekuensing, dan analisis data. Hasil data sekuensing yang berupa kromatogram data urutan sekuens DNA disunting dengan menggunkan software Geneious v5.6.4. Hasil penelitian menunjukkan spesies yang teridentifikasi dari sekuens kedua sampel serangga adalah Leptocorisa oratoria dan Leptocorisa chinensis. Analisa kekerabatan menunjukkan L. oratoria dan L. chinensis memiliki tingkat kekerabatan terdekat diantara spesies lainnya.