This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dimensi
Siti Lathifatus Sun’iyah
Universitas Islam Darul 'Ulum

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Problematika Pendidikan Etika Berkomunikasi Antar Santri Di Asrama F Pondok Pesantren Matholi’ul Anwar Yeni Ruwita; Siti Lathifatus Sun’iyah; Hurin Innihayatus Sa’dah
JURNAL DIMENSI Vol 15, No 2 (2026): Jurnal Dimensi (July 2026)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v15i2.9230

Abstract

Penelitian ini mengkaji problematika pendidikan etika berkomunikasi antar santri di asrama F pondok pesantren matholi’ul anwar. Komunikasi yang beretika merupakan refleksi kualitas akhlak dalam ajaran islam, namun dalam kehidupan asrama masih ditemukan berbagai penyimpangan seperti candaan berlebihan, penggunaan bahasa kasar, dan miskomunikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan terdiri dari pengurus asrama dan santri yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melaluli tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pendidikan etika berkomunikasi di asrama F dilaksanakan dengan tiga pendekatan utama yaitu pembiasaan, pemberian nasihat, dan keteladanan; (2) problematika yang ditemukan meliputi bercanda yang melewati batas, kebiasaan mengejek teman, penggunaan bahasa kasar, dan miskomunikasi dalam penyampaian informasi; (3) faktor penyebab meliputi kebiasaan sebelum masuk pesantrern, pengaruh pergaulan teman sebaya, dan media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun proses ta’dib telah diupayakan, internalisasi adab belulm sepenuhnya merata dalam interaksi informal antar santri, sehingga diperlukan penguatan pembinaan yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perkambangan zaman.