-Anemia pada kehamilan merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi tantangan di tingkat pelayanan primer karena berkontribusi terhadap peningkatan risiko komplikasi maternal dan neonatal. Data Puskesmas Jabon menunjukkan tren peningkatan kasus anemia pada ibu hamil selama periode 2023–2024. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik demografi dan obstetri ibu hamil dengan anemia di wilayah kerja Puskesmas Jabon Kabupaten Jombang. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional retrospektif. Sampel penelitian sebanyak 30 ibu hamil dengan kadar hemoglobin <11 g/dL yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh dari rekam medis dan pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA), kemudian dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anemia lebih banyak ditemukan pada kelompok multigravida dan trimester III, dengan variasi status gizi yang mencerminkan adanya beban ganda masalah nutrisi. Pola tersebut menggambarkan karakteristik obstetri dan gizi yang menonjol pada distribusi kasus anemia di tingkat pelayanan kesehatan dasar. Disimpulkan bahwa profil ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Jabon didominasi oleh karakteristik obstetri tertentu. Pemetaan berbasis karakteristik lokal ini penting untuk memahami distribusi kasus anemia dalam konteks pelayanan antenatal. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain analitik dengan cakupan populasi yang lebih luas untuk mengeksplorasi hubungan antarvariabel secara lebih komprehensif.