p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Cara Cepat Berbahasa Inggris Yaitu dengan Cara Mengenal Kata-Kata atau Vocabulary Inayatul Amelia; Imam Ahmad Fatahilah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.24261

Abstract

Seringkali kita kesulitan dalam berbahasa inggris dalam kehidupan sehari-hari kita.baik itu,dalam hal menulis atau dalam hal berkomunikasi antar sesama.Sebagaimana kita ketahui bahwa bahasa nasional adalah bahasa inggris.Bahasa inggris bisa dianggap sulit karena kita harus mengetahui apa itu vocabulary,verb,example atau pun “grammar”.namun adakah cara jitu atau ampuh cara berbahasa inggris yaitu dengan cara mendengarkan lagu berbahasa Inggris?atau dengan cara menonton film atau movie berbahasa inggris?atau dengan cara mengenal kata-kata atau vocabulary?. Data ini menggunakan metode wawancara dengan narasumber dan menggunakan jaringan internet maupun smartphone.Tak dipungkiri lagi bahwa bahasa inggris menunjukan bahwa bahasa ini mempunyai peran penting dalam jaringan informasi lintas negara dalam era globalisasi.Data menunjukan bahwa bahasa inggris adalah bahasa lintas negara dan mempermudah akses jaringan dunia dalam kehidupan internasional.
Pentingnya Bahasa Inggris untuk Komunikasi di Era Digital Imam Ahmad Fatahilah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.22749

Abstract

Bahasa Inggris semakin berperan krusial dalam interaksi digital, khususnya seiring dengan bertambahnya penggunaan platform media sosial dan aplikasi internasional. Namun, banyak pengguna belum sepenuhnya memahami bagaimana bahasa Inggris mendukung pemahaman informasi digital serta interaksi lintas negara. Penelitian ini bertujuan menggambarkan peran bahasa Inggris dalam aktivitas digital mahasiswa dan faktor-faktor yang memengaruhi penggunaannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara kepada dua mahasiswa Universitas Djuanda dengan fokus pada frekuensi penggunaan bahasa Inggris di internet, manfaatnya dalam memahami informasi digital, serta bagaimana paparan melalui aplikasi memengaruhi peningkatan kemampuan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa cukup sering menggunakan dan terpapar bahasa Inggris melalui TikTok, game online, dan pencarian informasi di Google. Bahasa Inggris membantu memahami konten digital, memperluas akses ke sumber informasi global, serta mempermudah komunikasi dengan pengguna internasional. Konten hiburan seperti film, lagu, dan game juga berkontribusi dalam menambah kosakata secara natural. Meski demikian, responden masih menghadapi kendala berupa keterbatasan kosakata dan lingkungan yang kurang mendukung praktik bahasa Inggris secara langsung. Penggunaan smartphone dan aplikasi digital tetap memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan bahasa Inggris secara bertahap. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah responden yang sedikit sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasikan. Secara keseluruhan, penelitian menegaskan bahwa bahasa Inggris merupakan kompetensi penting dalam literasi digital dan perlu terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan komunikasi global di era modern.