Masih terbatas penelitian yang mengintegrasikan aspek keuangan, khususnya pendanaan, dengan disiplin kewirausahaan dalam rangka menciptakan strategi pertumbuhan organik yang dapat meningkatkan reputasi bisnis dan akses terhadap modal bagi UMKM. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara faktor-faktor keuangan, termasuk bootstrapping keuangan, literasi keuangan, dan akses modal, dengan faktor-faktor kewirausahaan, yaitu pertumbuhan organik dan reputasi perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif-positivistik dengan menguji secara empiris model penelitian yang dikembangkan. Survei dilakukan secara langsung dan daring, melibatkan 128 UMKM dari berbagai sektor di Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang, yang tercatat memiliki pertumbuhan UMKM yang cukup kuat setelah pandemi COVID-19 di Provinsi Jawa Tengah. Temuan menunjukkan bahwa bootstrapping keuangan berpengaruh positif terhadap pertumbuhan organik UMKM. Lebih lanjut, pertumbuhan organik meningkatkan reputasi perusahaan, dan reputasi perusahaan memengaruhi akses modal. Sementara, peran moderasi literasi keuangan terhadap pengaruh antara financial bootstrapping terhadap pertumbuhan organik, dan kausalitas antara pertumbuhan organik dan akses modal tidak terdukung. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan manajemen keuangan UMKM mengenai strategi pendanaan kreatif untuk mendukung pertumbuhan bisnis organik, yang mengarah pada peningkatan reputasi bisnis dan inklusi keuangan. Lebih lanjut, laporan ini memberikan wawasan kepada para pembuat kebijakan untuk merancang dan menginisiasi kebijakan yang berpihak pada UMKM di Indonesia.