Beni Temira Hadi Kurniawan
Universitas Jambi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Tata Kelola Dan Distribusi Pendapatan Dalam Pengembangan Kawasan Agrowisata Nanas Berbasis Lahan Perorangan Di Desa Tangkit Baru, Kabupaten Muaro Jambi Iqbal Marshall Pratama; Nazwa Manisya Ramadani; Muhammad Azril; Beni Temira Hadi Kurniawan; Dinda Rosanti Salsa Bela
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 7 No. 2 (2026): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v7i2.508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola serta distribusi pendapatan dalam pengembangan Agrowisata Nanas di Desa Tangkit Baru, Kabupaten Muaro Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pemerintah desa, pemilik lahan, petani nanas, pelaku UMKM, dan masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola agrowisata masih belum optimal karena pengelolaan wisata dilakukan secara perorangan dan belum terintegrasi. Prinsip good governance seperti transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan keadilan belum sepenuhnya diterapkan. Distribusi pendapatan juga masih belum merata karena manfaat ekonomi lebih banyak diterima oleh pemilik lahan. Namun demikian, keberadaan agrowisata memberikan dampak positif terhadap perkembangan UMKM, penjualan produk olahan nanas, serta peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Agrowisata Nanas di Desa Tangkit Baru memiliki potensi besar dalam meningkatkan ekonomi masyarakat desa, namun diperlukan penguatan kelembagaan, peningkatan partisipasi masyarakat, serta sistem pengelolaan dan distribusi pendapatan yang lebih adil dan terintegrasi agar pengembangan wisata dapat berjalan secara berkelanjutan. Rekomendasi penelitian ini ialah diperlukannya penguatan kelembagaan pengelola wisata seperti BUMDes atau Pokdarwis, peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan wisata, serta penerapan sistem pengelolaan dan distribusi pendapatan yang lebih transparan dan adil. Selain itu, dukungan pemerintah desa dan pemerintah daerah terhadap pengembangan UMKM, fasilitas wisata, serta inovasi produk berbasis nanas juga perlu ditingkatkan agar Agrowisata Nanas di Desa Tangkit Baru dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih merata bagi masyarakat desa.