This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pembelajaran Bahasa Arab Daring pada Masa Pandemi Covid-19 dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SD Amaliyah Dimas Hadian Hakim; Radif Khotamir Rusli; Fikni Mutiara Rachma
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25559

Abstract

Pandemi Covid-19 telah mendorong perubahan sistem pembelajaran dari tatap muka menjadi pembelajaran daring, termasuk pada mata pelajaran Bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran Bahasa Arab daring yang diterapkan di SD Amaliah Ciawi Bogor selama masa pandemi Covid-19 serta kontribusinya terhadap hasil belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas guru mata pelajaran Bahasa Arab serta dokumen pendukung pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyusunan satuan, dan kategorisasi, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) implementasi pembelajaran Bahasa Arab daring dilakukan melalui pemanfaatan media digital berupa video pembelajaran dan Zoom Meeting sebagai sarana penyampaian materi; (2) strategi pembelajaran yang diterapkan berorientasi pada penyampaian materi dan pemberian tugas dengan memanfaatkan media daring sebagai pendukung utama pembelajaran; dan (3) hasil belajar siswa selama pembelajaran daring menunjukkan dua kecenderungan, yaitu menurunnya penguasaan materi Bahasa Arab akibat keterbatasan interaksi dan pemantauan guru, serta meningkatnya keterampilan penggunaan teknologi dan kemandirian belajar siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran daring mampu menjaga keberlangsungan proses pendidikan selama pandemi, meskipun belum sepenuhnya efektif dalam mencapai target kompetensi pembelajaran Bahasa Arab secara optimal.