Nanang Budianto
Universitas Al Falah Assuniyah (UAS) Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Telaah dan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) Imroatul Hasanah; Daris Salamah Ulin Nuha; Faiqotul Hikmah; Nanang Budianto
Cendekiawan : Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol 5 No 2 (2026): June: Multiple Intelligences of Students in Formal, Informal, and Nonformal Educa
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/cendekiawan.v5i2.885

Abstract

Kurikulum merupakan komponen penting dalam sistem pendidikan yang berfungsi sebagai pedoman untuk mencapai tujuan pembelajaran secara efektif. Dalam Pendidikan Agama Islam (PAI), kurikulum memiliki peran strategis dalam membentuk peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji konsep telaah kurikulum PAI serta mendeskripsikan prinsip dan strategi pengembangannya. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai literatur yang berkaitan dengan kurikulum dan pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa telaah kurikulum PAI mencakup aspek filosofis, sosiologis, psikologis, dan pedagogis yang menjadi landasan dalam penyusunan serta pelaksanaannya. Pengembangan kurikulum PAI dilakukan melalui penyempurnaan kompetensi, silabus, materi pembelajaran, metode, media, dan sistem evaluasi agar sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan zaman. Selain itu, pengembangan kurikulum harus berpedoman pada prinsip relevansi, fleksibilitas, kontinuitas, efektivitas, efisiensi, serta integrasi nilai-nilai Islam. Pendekatan yang dapat digunakan dalam pengembangan kurikulum PAI meliputi pendekatan subjek akademis, humanistis, teknologis, dan rekonstruksi sosial. Berdasarkan hasil kajian, dapat disimpulkan bahwa telaah dan pengembangan kurikulum PAI merupakan upaya penting untuk memastikan tercapainya tujuan pendidikan Islam secara optimal. Kurikulum yang dikembangkan secara berkelanjutan dan adaptif akan mampu menghasilkan peserta didik yang tidak hanya memiliki pemahaman keagamaan yang baik, tetapi juga mampu menghadapi tantangan kehidupan modern dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Islam.