Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Teoretis Perencanaan Jaringan Fiber to the Home (FTTH) Berbasis Gigabit Passive Optical Network (GPON) pada Wilayah dengan Kepadatan Pengguna Tinggi Viony Monica; Yulindon Yulindon
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 3 (2026): JUNI
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i3.2700

Abstract

Peningkatan jumlah pengguna internet pada kawasan dengan kepadatan penduduk yang tinggi menuntut tersedianya jaringan akses yang mampu menyediakan kapasitas transmisi besar, kualitas layanan yang stabil, dan mudah dikembangkan sesuai kebutuhan. Salah satu teknologi yang banyak diterapkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah Fiber to the Home (FTTH) berbasis Gigabit Passive Optical Network (GPON). Oleh karena itu, perencanaan jaringan menjadi tahapan penting untuk memastikan jaringan yang dibangun mampu memenuhi standar kualitas layanan sebelum diimplementasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara teoretis konsep perencanaan jaringan FTTH berbasis GPON pada wilayah dengan kepadatan pengguna tinggi melalui sintesis berbagai literatur ilmiah. Metode yang digunakan adalah kajian teoretis dengan tahapan pengumpulan, seleksi, analisis, dan sintesis terhadap artikel ilmiah, standar internasional, serta referensi yang berkaitan dengan teknologi FTTH dan GPON. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan perencanaan jaringan dipengaruhi oleh pemilihan arsitektur jaringan, konfigurasi perangkat, kapasitas pelanggan, serta evaluasi parameter teknis, seperti Link Power Budget, Rise Time Budget, Bit Error Rate (BER), dan Q-Factor. Selain itu, karakteristik wilayah dengan kepadatan pengguna tinggi menjadi faktor yang harus dipertimbangkan dalam menentukan kapasitas jaringan, rasio optical splitter, dan jalur distribusi agar kualitas layanan tetap memenuhi standar. Kajian ini menghasilkan sintesis yang mengintegrasikan aspek teknologi, proses perencanaan, dan evaluasi teknis sebagai landasan konseptual dalam perencanaan jaringan FTTH berbasis GPON pada wilayah dengan kepadatan pengguna tinggi.
PERANCANGAN DAN ANALISIS KINERJA JARINGAN FIBER TO THE HOME (FTTH) BERBASIS TEKNOLOGI GPON MENGGUNAKAN SIMULASI OPTISYSTEM DI PERUMAHAN RINDANG ALAM LIMAU MANIS KOTA PADANG Aprinal Adila Asril; Yulindon Yulindon; Viony Monica
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 5 (2026): Oktober
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i5.3083

Abstract

The availability of fiber-optic internet access has become essential for supporting various digital activities. However, the Rindang Alam Limau Manis Residential Area in Padang City has not yet been served by MyRepublic's Fiber To The Home (FTTH) network, making a network design necessary to meet regional conditions and customer demands. This study aims to design and analyze the performance of an FTTH network based on Gigabit Passive Optical Network (GPON) technology using the Network Development Life Cycle (NDLC) method. The network was designed using Google Earth Pro and AutoCAD, while performance analysis was conducted through Link Power Budget (LPB), Rise Time Budget (RTB), and simulations using OptiSystem with received power, Bit Error Rate (BER), and Q-Factor as evaluation parameters. The proposed network is capable of serving 290 subscribers with a configuration of one Optical Distribution Cabinet (ODC), 37 Optical Distribution Points (ODPs), ten 1:4 passive splitters, and thirty-seven 1:8 passive splitters. The simulation results indicate received optical power values ranging from −18.704 dBm to −18.485 dBm, while the LPB, RTB, BER, and Q-Factor analyses demonstrate that the proposed network satisfies the required technical performance criteria. The Bill of Quantity (BoQ) estimates the total material cost at IDR 398,650,135. Therefore, the proposed GPON-based FTTH network is technically feasible and can be used as a reference for network deployment in the Rindang Alam Limau Manis Residential Area, Padang City.