Diki Maulana
Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Leverage Dan Profitabilitas Terhadap Financial Distress Dengan Managerial Ability Sebagai Variabel Moderasi Diki Maulana; Gista Rismayani
MEASUREMENT : Jurnal Program Studi Akuntansi Vol 20, No 1 (2026): MEASUREMENT : JURNAL AKUNTANSI JUNI 2026
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/mja.v20i1.9102

Abstract

Studi ini bertujuan menguji dampak pengaruh leverage dan profitabilitas terhadap financial distress dengan menempatkan managerial ability sebagai variabel pemoderasi pada perusahaan subsektor tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada maraknya fenomena financial distress di subsektor tersebut, yang ditunjukan dengan adanya suspensi, PKPU, delisting, dan kepailitan sejumlah emiten dalam satu periode pengamatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan teknik Moderated Regression Analysis (MRA). Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling sebanyak 15 perusahaan dengan total 75 data observasi. Pengukuran financial distress menggunakan Altman Z-Score Modifikasi, leverage diukur melalui Debt to Assets Ratio (DAR), profitabilitas diukur dengan Return on Assets (ROA), serta managerial ability diukur menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA). Hasil penelitian mengungkapkan Hasil penelitian mengungkapkan bahwa (1) leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress; (2) profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress; (3) managerial ability memperlemah pengaruh positif leverage terhadap financial distress; dan (4) managerial ability memperkuat pengaruh negatif profitabilitas terhadap financial distress. Temuan ini menunjukkan bahwa kapabilitas manajerial merupakan faktor kontingensi yang bekerja secara protektif, menentukan seberapa efektif leverage dan profitabilitas dapat dikelola untuk mencegah financial distress.