Nova Sinaulan
Universitas Negeri Manado

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Ketergantungan Penggunaan Artificial Intellegence terhadap Kemandirian Berpikir Kritis pada Mahasiswa : Penelitian Nova Sinaulan; Elan Lumeling; Angel Lala; Kristo Supit
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.383

Abstract

Penggunaan Artificial Intelligence (AI) yang masif di kalangan akademik berpotensi memicu degradasi kognitif jika terjadi ketergantungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak ketergantungan penggunaan aplikasi AI terhadap kemandirian berpikir kritis mahasiswa di era digital. Melalui metode tinjauan pustaka sistematis dengan pendekatan meta-sintesis, studi ini mengintegrasikan data dari enam jurnal ilmiah kontemporer nasional. Secara keseluruhan, literatur yang dikaji mencakup sampel agregat lebih dari 360 mahasiswa aktif dari berbagai disiplin ilmu. Evaluasi data sekunder ini bertumpu pada temuan berbasis Structural Equation Modeling (LISREL), Moderated Regression Analysis (MRA), serta Paired Sample T-Test yang mengadopsi indikator kecenderungan berpikir kritis Facione. Hasil sintesis menunjukkan adanya dualisme dampak yang nyata. Pada satu sisi, operasionalisasi AI secara reflektif terbukti mengakselerasi efisiensi belajar (t=11.16) dan ketajaman analisis (t=10.077) dengan ukuran efek yang sangat besar (Cohen’s d=1.425). Meski demikian, ketika interaksi tersebut berubah menjadi dependensi psikologis yang tinggi (berada pada skor rata-rata 7 dari 10), terjadi penurunan drastis pada kebiasaan membaca mendalam (deep reading) hingga 75%, erosi motivasi belajar mandiri sebesar 40%, serta peningkatan kompromi akademis berupa perasaan bersalah (feeling of cheating). Studi ini juga mengidentifikasi literasi digital sebagai variabel moderator yang mampu meredam kecenderungan mahasiswa untuk bersandar pada luaran instan teknologi. Simpulan penelitian menegaskan bahwa ketergantungan AI berkorelasi langsung pada reduksi nalar kritis mandiri, sehingga menuntut adanya regulasi pemanfaatan teknologi yang berorientasi etis di perguruan tinggi.
Scrolling dan Insecure: Kajian Literatur Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Penurunan Kepercayaan Diri Mahasiswa Nova Sinaulan; Sharon Frederik; Ignasius Palit; Najla Yusrin; Ridho Mohammad
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media sosial terhadap munculnya rasa insecure dan penurunan kepercayaan diri pada mahasiswa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari lima artikel ilmiah yang relevan dan diterbitkan pada rentang tahun 2020–2025. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran literatur pada berbagai database akademik, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang tinggi mendorong mahasiswa melakukan perbandingan sosial terhadap penampilan, gaya hidup, prestasi, dan pencapaian orang lain. Kondisi tersebut memicu munculnya rasa insecure, rasa tidak puas terhadap diri sendiri, serta penurunan kepercayaan diri. Selain itu, penggunaan media sosial yang berlebihan juga berkaitan dengan meningkatnya kecemasan, stres, dan overthinking. Meskipun demikian, dampak media sosial tidak selalu bersifat negatif karena dipengaruhi oleh tujuan, intensitas, dan cara penggunaannya. Oleh karena itu, diperlukan penggunaan media sosial yang bijak serta peningkatan literasi digital agar mahasiswa dapat memanfaatkan media sosial secara positif tanpa mengorbankan kesehatan mental dan kepercayaan dirinya.