Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KONSEP SAINS PADA PRAKTIK PENGGUNAAN BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) SEBAGAI OBAT TRADISIONAL MASYARAKAT DI DESA PINAGAR KECAMATAN ARSE KABUPATEN TAPANULI SELATAN dewiarjunaharahap
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2765

Abstract

Pemanfaatan biji pepaya (Carica papaya L.) sebagai obat tradisional merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat yang masih dipertahankan melalui pewarisan pengetahuan secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik penggunaan biji pepaya sebagai obat tradisional pada masyarakat Desa Pinagar, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan, serta merekonstruksi pengetahuan lokal tersebut ke dalam konsep sains. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnosains. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap informan yang memiliki pengalaman menggunakan biji pepaya sebagai ramuan tradisional. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memanfaatkan biji pepaya untuk membantu mengatasi gangguan pencernaan, sakit perut, cacingan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan menjaga kesehatan secara umum. Cara pengolahan dilakukan dengan dikeringkan dan ditumbuk, direbus, dimakan langsung dalam jumlah sedikit, atau dicampur madu maupun jeruk nipis. Praktik tersebut mengandung konsep biologi, kimia, dan kesehatan, antara lain struktur tumbuhan, senyawa bioaktif, enzim papain, alkaloid karpain, antioksidan, ekstraksi sederhana, serta kesehatan preventif. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPA berbasis etnosains dan sebagai upaya pelestarian pengetahuan lokal masyarakat.