Miftah Farid
Universitas Islam Negeri Palangka Raya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ILAL AL HADIST, URGENSI, METODOLOGI, DAN IMPLIKASINYA DALAM STUDI KEISLAMAN KONTEMPORER Slamet Riyadi; Miftah Farid; Muhammad Nasir; Akhmad Supriadi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.5015

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi kajian ‘Ilal al-Ḥadīth dalam konteks keislaman kontemporer melalui perspektif maqāṣid al-sharī‘ah dan pembaruan studi hadis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber primer dan sekunder yang membahas metodologi hadis, ‘ilal al-ḥadīth, maqāṣid al-sharī‘ah, pembaruan usul fiqh, serta pengembangan pendidikan Islam kontemporer. Analisis data dilakukan melalui teknik content analysis dan analisis deskriptif-kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metodologi ‘Ilal al-Ḥadīth tetap memiliki relevansi yang kuat dalam menguji autentisitas hadis melalui integrasi kritik sanad, kritik matan, dan analisis konteks historis. Penelitian juga menemukan bahwa pendekatan maqāṣid al-sharī‘ah mampu memperluas fungsi kajian hadis dari sekadar verifikasi tekstual menuju instrumen penalaran hukum yang lebih kontekstual, humanis, dan berorientasi pada kemaslahatan. Selain itu, pengembangan kurikulum hadis kontemporer memerlukan integrasi antara tradisi keilmuan klasik dengan pendekatan interdisipliner yang mencakup etika, lingkungan, teknologi, dan kebijakan publik. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan kurikulum hadis berbasis maqāṣid, penerapan evaluasi kompetensi berbasis isnād-informed, serta pengembangan kebijakan pendidikan Islam yang responsif terhadap tantangan masyarakat modern. Dengan demikian, ‘Ilal al-Ḥadīth tidak hanya berfungsi sebagai instrumen kritik hadis, tetapi juga sebagai landasan epistemologis bagi pengembangan studi Islam yang relevan dengan kebutuhan kontemporer.