Komang Nadi Cahayani
Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

NILAI – NILAI PENDIDIKAN AGAMA HINDU DALAM TRADISI UPACARA PANYEGARAAN DI DESA PETANDAKAN KECAMATAN BULELENG KABUPATEN BULELENG Komang Nadi Cahayani; Ni Wayan Murniti; I G Agung Jaya Suryawan
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.11660

Abstract

The Panyegaraan Ceremony Tradition is one of the Hindu religious traditions that continues to be preserved by the people of Petandakan Village, Buleleng District, Buleleng Regency. This tradition functions as a means of self – purification, spiritual protection, and preservation of Hindu religious values. This study aims to analyze the importance of the Panyegaraan Ceremony Tradition, its implementation process, and the Hindu religious educational values contained within it. The research employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, documentation studies, and literature reviews. Informants were determined using purposive sampling techniques. The study applied Structural Functionalism Theory, Religious Theory, and Value Theory. The findings reveal that the Panyegaraan Ceremony Tradition is considered important because it is believed to provide spiritual protection and maintain harmony between humans and the divine. The implementation process consists of preparation, prayer rituals, and purification ceremonies led by a pemangku. Furthermore, the tradition contains Hindu educational values, namely tattwa values, Susila values, and ceremonial values. Therefore, the Panyegaraan Ceremony Tradition serves not only as a religious ritual but also as a medium for transmitting Hindu religious education values across generations. ABSTRAK Tradisi Upacara Panyegaraan merupakan asalah satu tradisi keagamaan Hindu yang masih dilestarikan oleh masyarakat Desa Petandakan, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Tradisi ini berfungsi sebagai sarana penyucian diri, perlindungan spiritual, serta pelestarian nilai-nilai keagamaan Hindu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya Tradisi Upacara Panyegaraan, proses pelaksanaannya, serta nilai-nilai pendidikan Agama Hindu yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori Fungsionalisme Struktural, Teori Religi, dan Teori Nilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tradisi Upacara Panyegaraan dianggap penting karena diyakini sebagai perlindungan spiritual dan menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat. Proses pelaksanaannya meliputi tahapan persiapan, persembahyangan, dan prosesi penyucian yang dipimpin oleh pemangku. Selain itu, tradisi ini mengandung nilai pendidikan Agama Hindu berupa tattwa, nilai susila, dan nilai upacara. Dengan demikian, Tradisi Upacara Panyegaraan tidak hanya berfungsi sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai media pewarisan nilai-nilai pendidikan Agama Hindu secara turun-temurun.