Nur Ika Sari Rakhmawati
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Surabaya,

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kegiatan Menggambar Bebas terhadap Visual Spasial Anak Usia 4-5 Tahun : Studi Kuasi Eksperimen Aisyavina Arlya Nareswari; Kartika Rinakit Adhe; Nur Ika Sari Rakhmawati; Afifah Rahmaningrum
Journal of Education Research Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v7i2.3716

Abstract

Komponen penting dalam perkembangan kognitif anak usia dini adalah kemampuan visual spasial, yang harus didorong melalui aktivitas pembelajaran yang sesuai. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana aktivitas menggambar bebas di Taman Kanak-kanak Labschool UNESA 1 Surabaya memengaruhi kemampuan visual spasial anak usia 4 dan 5 tahun. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dan metodologi kuantitatif. Sepuluh anak dalam kelompok kontrol dan empat belas anak dalam kelompok eksperimen merupakan subjek penelitian. Observasi dan dokumentasi menggunakan lembar observasi kemampuan visual spasial merupakan metode yang digunakan untuk memperoleh data. Uji Mann-Whitney U dan Uji Peringkat Bertanda Wilcoxon digunakan untuk analisis data. Dengan skor pretest rata-rata 5,71 yang meningkat pada posttest, temuan penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan visual spasial pada kelompok eksperimen. Peningkatan ini menunjukkan bagaimana keterampilan anak dalam mengidentifikasi ukuran, bentuk, dan hubungan spasial berkembang. Aktivitas menggambar bebas memiliki dampak yang signifikan terhadap kemampuan visual spasial anak-anak, menurut temuan uji Wilcoxon, yang menunjukkan nilai signifikansi 0,001 (<0,05). Oleh karena itu, latihan menggambar bebas merupakan metode pengajaran yang bermanfaat untuk mengembangkan keterampilan visual spasial anak usia dini dalam lingkungan belajar yang lebih terarah dan terfokus. Diharapkan para instruktur PAUD akan menggunakan temuan ini sebagai panduan untuk menciptakan metode pengajaran inovatif yang mendorong perkembangan kognitif anak-anak di PAUD secara optimal dan berkelanjutan.