Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Identifikasi Jenis dan Faktor Penyebab Prakonsepsi Tentang Teori Evolusi Ikhsan Samir; Wolly Candramila; Asriah Nurdini Mardiyyaningsih
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 1 (2026): BIOMA : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Miskonsepsi pada konsep evolusi sering dipengaruhi oleh berbagai faktor internal siswa, seperti minat belajar, intuisi, kemampuan kognitif, dan kemampuan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prakonsepsi dan faktor-faktor internal yang mempengaruhi pemahaman siswa kelas X terhadap teori evolusi dari Lamarck, Darwin, Wallace, dan Weismann, serta mengkaji korelasi antara hasil tes siswa dengan faktor-faktor internal tersebut. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 198 siswa kelas X dari enam SMA negeri di Kota Pontianak. Data dikumpulkan menggunakan tes diagnostik two-tier sebanyak 20 soal dan kuesioner faktor internal sebanyak 27 pernyataan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman konseptual siswa terhadap teori evolusi masih rendah. Secara keseluruhan, 20,1% siswa berada pada kategori paham, 31,3% mengalami miskonsepsi, dan 48,7% tidak paham. Pemahaman tertinggi terdapat pada teori Lamarck (32,7%), sedangkan tingkat ketidakpahaman tertinggi ditemukan pada teori Wallace (60,3%). Faktor internal yang paling berkontribusi terhadap prakonsepsi siswa adalah minat (25,3%), diikuti oleh kemampuan siswa (18,5%) dan penalaran tidak lengkap (15%). Hasil uji korelasi menunjukkan hubungan yang sangat lemah hingga lemah antara faktor internal dengan skor tes (r = 0,056–0,268). Namun, faktor kemampuan siswa (r = 0,141; p = 0,047), faktor humanistik (r = 0,268; p = 0,000), dan pola pikir asosiatif (r = 0,180; p = 0,011) menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik. Temuan ini menunjukkan bahwa prakonsepsi siswa tentang teori evolusi dipengaruhi oleh berbagai faktor internal, sehingga perlu dipertimbangkan dalam perancangan strategi pembelajaran yang lebih efektif.