Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Siswa Melalui Pendidikan Kesehatan Reproduksi Interaktif Untuk Pencegahan Kehamilan Usia Remaja Idawati; Vitrilina Hutabarat; G.F. Gustina Siregar; Nur Mala Sari; Yuliana
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.827

Abstract

Kehamilan pada remaja berdampak pada kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi, dan masa depan remaja. Remaja yang mengalami kehamilan dini berisiko mengalami komplikasi kesehatan, tekanan psikologis, keterbatasan melanjutkan pendidikan, serta berkurangnya peluang pengembangan diri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan siswa melalui pendidikan kesehatan reproduksi interaktif guna mencegah kehamilan remaja di SMA Negeri 1 Sigli, Kabupaten Pidie. Metode yang digunakan berupa pendidikan kesehatan reproduksi berbasis pendekatan interaktif, termasuk diskusi kelompok, kuis, simulasi kasus, dan media audio-visual. Kegiatan dilaksanakan selama enam minggu dengan frekuensi dua kali per minggu, melibatkan 180 siswa sebagai subjek penelitian yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test, observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi kegiatan. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji paired t-test, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui content analysis. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh aspek yang diukur, yaitu pengetahuan kesehatan reproduksi meningkat 54,5%, keterampilan komunikasi 36,7%, dan sikap positif terhadap kesehatan reproduksi 37,9%. Temuan ini menegaskan bahwa metode interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kesadaran remaja terkait kesehatan reproduksi, sekaligus membekali mereka untuk mengambil keputusan yang lebih bertanggung jawab. Pendidikan kesehatan reproduksi interaktif dapat dijadikan strategi preventif di sekolah untuk mencegah kehamilan usia sekolah dan membentuk remaja yang berdaya, berpengetahuan, dan mampu menjaga kesehatan reproduksi secara mandiri.