Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Literasi Keuangan Digital, Financial Behavior, Terhadap Perilaku Konsumtif Belanja Online Pengguna Shopee Pay Later Generasi Z Eka Pramesti Sofiyanti Putri; Hilda Kumala Wulandari; Mohamad Badrun Zaman
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.901

Abstract

Perkembangan teknologi keuangan digital dan meningkatnya penggunaan layanan pay later di kalangan pelajar telah mengubah pola konsumsi masyarakat, khususnya dalam aktivitas belanja daring. Kemudahan akses kredit yang ditawarkan oleh layanan seperti Shopee PayLater berpotensi mendorong perilaku konsumtif apabila tidak diimbangi dengan pengelolaan keuangan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan digital dan perilaku keuangan terhadap perilaku konsumtif pengguna Shopee PayLater pada siswa SMK Mitra Karya Mandiri Ketanggungan, Brebes. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal-asosiatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 89 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling tertentu dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif (β = 0,432; t = 5,219; p < 0,001). Perilaku keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif (β = 0,470; t = 6,580; p < 0,001). Secara simultan, kedua variabel independen berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif (F = 50,409; p < 0,001) dengan koefisien determinasi sebesar 54,0% (R² = 0,540). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan digital dan perilaku keuangan pada pengguna layanan pay later tidak serta-merta menekan perilaku konsumtif, sehingga diperlukan penguatan edukasi keuangan yang menekankan pengendalian diri, pengambilan keputusan keuangan yang bijak, serta penggunaan layanan kredit digital secara bertanggung jawab.
Pengaruh Gaya Hidup Dan Self-Control Terhadap Pengambilan Keputusan Keuangan Melalui Penggunaan E-Wallet Pada Mahasiswa Umus Brebes Dita Yuniarti; Amelia Sholeha; Mohamad Badrun Zaman
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Gaya Hidup (X1) dan Self-Control (X2) terhadap Pengambilan Keputusan Keuangan (Y) melalui Penggunaan E-Wallet (Z) sebagai variabel mediasi pada mahasiswa Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pesatnya adopsi dompet digital di kalangan mahasiswa sebagai digital native, yang tidak selalu diimbangi dengan literasi keuangan dan kemampuan pengendalian diri yang memadai, sehingga berpotensi memengaruhi kualitas keputusan keuangan mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan teknik analisis jalur (path analysis). Sampel penelitian berjumlah 94 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dari populasi 1.461 mahasiswa aktif, dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics, mencakup uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda dua tahap, serta uji mediasi Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gaya Hidup dan Self-Control berpengaruh positif dan signifikan terhadap Penggunaan E-Wallet; Penggunaan E-Wallet berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pengambilan Keputusan Keuangan; namun Gaya Hidup dan Self-Control tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap Pengambilan Keputusan Keuangan. Uji Sobel membuktikan bahwa Penggunaan E-Wallet memediasi secara penuh (full mediation) pengaruh Gaya Hidup maupun Self-Control terhadap Pengambilan Keputusan Keuangan. Temuan ini menegaskan pentingnya peran adopsi teknologi finansial sebagai jembatan antara faktor psikososial mahasiswa dan kualitas keputusan keuangan mereka, serta memberi implikasi bagi universitas dan penyedia layanan fintech dalam merancang edukasi literasi keuangan digital.