Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perilaku Keuangan Penerima Bantuan Langsung Tunai di Desa Markanding Kabupaten Muaro Jambi (Studi Penggunaan Dana dan Pengambilan Keputusan Keuangan) Wulan Matari
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.956

Abstract

Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa merupakan salah satu instrumen perlindungan sosial yang dirancang pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat miskin di pedesaan. Namun, efektivitas bantuan ini tidak hanya ditentukan oleh mekanisme penyalurannya, melainkan sangat bergantung pada bagaimana penerimanya mengelola dan mengambil keputusan atas dana tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penggunaan dana BLT, proses pengambilan keputusan keuangan, serta faktor-faktor yang memengaruhi perilaku keuangan rumah tangga penerima manfaat di Desa Markanding, Kabupaten Muaro Jambi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara berkesinambungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan dana BLT di Desa Markanding didominasi oleh pemenuhan kebutuhan konsumsi pokok, khususnya sembako, biaya kesehatan, dan pelunasan utang warung. Proses pengambilan keputusan keuangan bersifat reaktif-impulsif, dipengaruhi oleh bias psikologis jangka pendek yang dalam teori keuangan perilaku dikenal sebagai mental accounting dan present bias. Rendahnya literasi keuangan, tekanan sosial lingkungan, serta minimnya pendampingan pengelolaan keuangan menjadi faktor penghambat utama agar dana BLT memberikan dampak jangka panjang yang berarti. Penelitian ini merekomendasikan perlunya integrasi antara program bantuan sosial dan edukasi literasi keuangan berbasis komunitas di tingkat desa guna mendorong kemandirian ekonomi rumah tangga penerima manfaat secara berkelanjutan.