Alya Tsaabitah
Universitas Islam Negeri Prof Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Burnout Akademik Mahasiswa di Era Pendidikan Modern: Studi Literatur Indonesia dan Luar Negeri Alya Tsaabitah; Ellen Prima
Komprehensif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Burnout akademik menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi mahasiswa di era pendidikan modern akibat meningkatnya tuntutan akademik, perkembangan teknologi pendidikan, serta perubahan sistem pembelajaran yang semakin kompleks. Kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan mental, motivasi belajar, keterlibatan akademik, hingga keberhasilan studi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik burnout akademik mahasiswa, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, serta mengkaji berbagai strategi pencegahan dan penanggulangannya berdasarkan hasil penelitian di Indonesia dan luar negeri. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif melalui penelaahan berbagai artikel ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan pada periode 2016–2026. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi dan analisis tematik untuk menemukan pola, persamaan, serta perbedaan temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa burnout akademik ditandai oleh kelelahan emosional, sikap sinis terhadap studi, dan menurunnya keyakinan terhadap kemampuan akademik. Faktor-faktor yang memengaruhi burnout meliputi stres akademik, beban belajar, rendahnya self-efficacy, kurangnya dukungan sosial, rendahnya resiliensi, serta faktor lingkungan dan teknologi. Berbagai strategi yang terbukti efektif dalam mengurangi burnout meliputi penguatan resiliensi, mindfulness, dukungan sosial, regulasi emosi, serta penciptaan lingkungan pembelajaran yang sehat dan suportif. Temuan ini menunjukkan bahwa penanganan burnout akademik memerlukan pendekatan yang holistik dan kolaboratif.
Dinamika Sejarah Pendidikan Islam di Asia Tenggara: Studi Komperatif Indonesia, Malaysia dan Thailand Alya Tsaabitah; Fakhita Fakhita; Rida Sofia
Khidmat Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v4i1.1995

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan dinamika perkembangan pendidikan Islam di Asia Tenggara, khususnya di Indonesia, Malaysia, dan Thailand, yang dipengaruhi oleh faktor sejarah, budaya, dan kebijakan negara. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana dinamika sejarah pendidikan Islam terbentuk, mengidentifikasi persamaan dan perbedaannya, serta menentukan faktor yang paling berpengaruh dalam proses tersebut. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (literature review) dengan menganalisis sumber jurnal ilmiah terbitan tahun 2021–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga negara memiliki kesamaan dalam akar kelembagaan pendidikan Islam seperti pesantren, pondok, dan madrasah, serta tujuan pembentukan karakter keislaman. Namun, perbedaannya terletak pada hubungan dengan negara, di mana Indonesia cenderung integratif, Malaysia terstruktur dengan dukungan kebijakan, dan Thailand bersifat adaptif karena posisi minoritas. Faktor kebijakan negara menjadi penentu utama arah perkembangan pendidikan Islam, didukung oleh faktor sejarah dan budaya sebagai fondasi. Simpulan penelitian ini menegaskan pentingnya peran negara dalam pengembangan pendidikan Islam yang tetap mempertimbangkan nilai lokal. Disarankan agar penelitian selanjutnya menggunakan pendekatan lapangan untuk memperoleh gambaran yang lebih mendalam.