Kewirausahaan semakin diakui sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi, inovasi, dan penciptaan lapangan kerja, sehingga pengembangan intensi berwirausaha di kalangan mahasiswa menjadi agenda penting dalam pendidikan tinggi. Penelitian ini mengkaji pengaruh entrepreneurial mindset, motivasi berwirausaha, dan dukungan sosial terhadap intensi berwirausaha pada penerima Program Pengembangan Kewirausahaan Mahasiswa (P2MW) di Jember, Indonesia. Dengan menggunakan desain kuantitatif eksplanatori, penelitian ini menerapkan teknik sensus terhadap 67 mahasiswa wirausaha dan mengumpulkan data melalui kuesioner terstruktur yang dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa entrepreneurial mindset, motivasi berwirausaha, dan dukungan sosial masing-masing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha. Di antara ketiga variabel tersebut, entrepreneurial mindset muncul sebagai prediktor yang paling kuat, yang menunjukkan bahwa mahasiswa yang mampu mengenali peluang, berpikir kreatif, beradaptasi terhadap perubahan, dan mengambil risiko secara terukur lebih cenderung memiliki intensi berwirausaha yang tinggi. Motivasi berwirausaha juga berkontribusi dengan mendorong mahasiswa untuk mengejar peluang usaha dan mencapai kemandirian ekonomi, sedangkan dukungan sosial dari keluarga, teman sebaya, dan institusi pendidikan memperkuat rasa percaya diri serta komitmen terhadap aktivitas kewirausahaan. Model regresi menjelaskan 76,8% variasi intensi berwirausaha, yang menunjukkan bahwa ketiga faktor tersebut secara bersama-sama memiliki peran yang substansial dalam membentuk perilaku kewirausahaan mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa universitas dan pembuat kebijakan perlu memperkuat entrepreneurial mindset, motivasi, dan dukungan sosial untuk mendorong kewirausahaan berkelanjutan di kalangan mahasiswa serta meningkatkan efektivitas program pengembangan kewirausahaan. Temuan ini juga memperkaya literatur tentang kewirausahaan mahasiswa di negara berkembang dan memberikan arahan bagi penelitian serta praktik di masa mendatang.