This Author published in this journals
All Journal JURNAL TARBIYAH
Muhammad Aidil Nasution
MTs Nur Ibrahimy Rantauprapat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTEGRASI NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN PESANTREN DARUSSSALAM PAMERAAN Muhammad Aidil Nasution; Munir Nasution
JURNAL TARBIYAH Vol 33, No 1 (2026)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/tar.v33i1.5403

Abstract

Penelitian ini berfokus pada manajemen pendidikan berbasis kearifan lokal di Pesantren Darussalam Pameraan, yang merupakan salah satu lembaga pendidikan tradisional Islam di Padang Lawas Utara, Sumatera Utara. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pelestarian dan integrasi nilai-nilai lokal dalam sistem pendidikan pesantren untuk membentuk karakter dan kepemimpinan santri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen pendidikan di pesantren ini berhasil mengintegrasikan nilai-nilai lokal, yaitu "mardagang", yang menekankan nilai-nilai kewirausahaan seperti kerja keras, kejujuran, dan inovasi, serta terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari santri. Nilai-nilai tersebut juga menekankan pentingnya proses belajar-mengajar yang berkelanjutan, serta menanamkan nilai kesabaran, ketekunan, dan tanggung jawab sosial. Seperti kebersamaan, gotong royong, dan kemandirian, ke dalam kurikulum dan kegiatan sehari-hari santri. Internalisasi nilai-nilai ini dilakukan melalui berbagai strategi manajemen, termasuk struktur organisasi yang jelas, kurikulum yang integratif, dan peran sentral ustadz dalam memberikan teladan. Pengelolaan ini tidak hanya memperkuat identitas santri tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pelestarian budaya lokal dan pengembangan potensi kewirausahaan di kalangan santri. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pendidikan berbasis nilai-nilai lokal dapat memperkaya kurikulum, memperkuat manajemen pesantren, serta menciptakan model pendidikan yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kata Kunci Integrasi Nilai, Kearifan Lokal, Pendidikan Pesantren, Mardagang.