Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Akupresure Titik SP6 dan LI4 terhadap Intensitas Nyeri Dismenore pada Remaja Putri: The Effect of Acupressure on SP6 and LI4 Points on the Intensity of Dysmenorrhea Pain in Adolescent Girls Sifa Fauziyanah; Rosyidah Alfitri
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11367

Abstract

Dismenore merupakan rasa nyeri yang dirasakan di area perut bagian bawah yang dialami perempuan menjelang atau selama masa menstruasi. Dampak dari dismenore dapat mengakibatkan ketidaknyamanan yang mengganggu aktivitas para remaja. Salah satu cara untuk meredakan nyeri dismenore adalah melalui akupresur. Titik akupresur yang digunakan yaitu LI4 dan SP6. Penekanan pada titik hegu (LI4) memiliki efek positif pada kondisi mental sehingga efektif untuk meredakan pikiran dan mengurangi kecemasan, karena dismenore bisa dipicu oleh stres dan masalah psikologis. Sementara itu, titik SP6 berguna untuk memperkuat fungsi limpa, menyeimbangkan Yin di hati dan ginjal, yang mendukung kelancaran sirkulasi darah sehingga dapat mengurangi nyeri dismenore. Tujuan: Untuk mengevaluasi dampak akupresur titik SP6 dan LI4 terhadap pengurangan dismenore pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan pre-eksperimental dengan penerapan pre-test dan post-test yang melibatkan 30 remaja putri. Hasil; Rata-rata skor sebelum dilakukan akupresur mencapai 6,23 dan setelah intervensi, skala nyeri dismenore menurun menjadi 2,73. Skala nyeri mengalami penurunan dan tidak terdapat intensitas nyeri yang sangat berat. Hasil ini menunjukkan bahwa akupresur pada titik SP6 dan LI4 terbukti efektif dalam mengurangi nyeri dismenore pada remaja putri di Karang Taruna Dusun Gumathok. ABSTRACT Dysmenorrhea is pain that occurs in the lower abdomen experienced by women approaching or during menstruation. Dysmenorrhea can cause discomfort that can disrupt adolescent activities. Dysmenorrhea pain can be addressed with acupressure. The acupressure points used are LI4 and SP6. Pressure on the hegu point (LI4) has a strong effect on the mind, thus calming the mind and reducing anxiety, as dysmenorrhea can be caused by stress and psychological disorders. Meanwhile, SP6 strengthens the spleen and restores Yin balance to the liver and kidneys, thus improving blood circulation. Thus, SP6 can reduce dysmenorrhea pain. Objective: To determine the effect of acupressure on SP6 and LI4 points on reducing dysmenorrhea in adolescents. Method: This type of research used a pre-experimental method with a pre-test post-test involving 30 young women. Results: The average score before being given acupressure was 6.23, while after being given the dysmenorrhea pain scale decreased to 2.73. The pain scale has decreased and there is no intensity of the very severe pain scale. With the values ??listed, it is proven that SP6 and LI4 acupressure are effective in reducing dysmenorrhea pain in young women at Karang Taruna in Gumathok Hamlet.
Pengaruh Pemberian Antiseptik Daun Sirih hijau terhadap Lama Penyembuhan Luka Perineum di PMB Endang Sriwahyuni Bangsalsari Jember: The Effect of Green Betel Leaf Antiseptic on the Healing Time of Perineal Wounds at PMB Endang Sriwahyuni Bangsalsari, Jember Titin Wardani; Rosyidah Alfitri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 8: Agustus - 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i8.11698

Abstract

Latar Belakang: Trauma perineum merupakan kondisi yang sering dialami oleh ibu postpartum dan memiliki risiko infeksi yang cukup tinggi apabila penatalaksanaan klinis tidak dilakukan secara optimal. Daun sirih hijau memiliki sifat antiseptik dan antibakteri yang kuat sehingga dapat mempercepat proses regenerasi jaringan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian antiseptik daun sirih hijau terhadap lama penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum di PMB Endang Sriwahyuni Bangsalsari Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental yang melibatkan 20 ibu postpartum dengan laserasi perineum yang dipilih melalui teknik consecutive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji One Sample Proportion dengan tingkat signifikansi sebesar 0,05. Hasil: Data empiris menunjukkan bahwa 13 responden (65,0%) mengalami penyembuhan yang cepat, 6 responden (30,0%) berada pada rentang waktu pemulihan yang normal, dan hanya 1 responden (5,0%) mengalami keterlambatan proses penyembuhan. Hasil analisis statistik menunjukkan nilai Asymp. Sig. sebesar 0,002 (p < 0,05), yang membuktikan bahwa pemberian antiseptik daun sirih hijau secara signifikan memperpendek lama penyembuhan luka perineum. Kesimpulan: Pemberian antiseptik daun sirih hijau menunjukkan pengaruh empiris yang nyata dalam mempercepat proses penyembuhan laserasi perineum pada ibu postpartum.