Pada lanjut usia, penyembuhan luka mengalami perlambatan yang disebabkan turunnya metabolisme. Penurunan proses penyembuhan luka dapat diminimalisir menggunakan obat herbal dari ginseng. Ginseng memiliki kandungan ginsenosida yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis potensi senyawa metabolit sekunder pada akar ginseng sebagai agen antiinflamasi dengan pendekatan docking molekuler terhadap protein Macrophage Migration Inhibitory Factor (MIF). Metode penelitian dilakukan analisis aktivitas biologis senyawa akar ginseng, lalu dilakukan prediksi dan karakteristik fisikokimia, farmakokinetik, dan toksisitas (ADMET) lalu dilakukan molecular docking ligan protopanaxadiol dan ligan protopanaxatriol dengan protein MIF. Hasil didapatkan 9 senyawa pada ginseng memiliki biological activity antiinflamasi, antioksidan, dan antibakteri. Pada karakteristik fisikokimia senyawa protopanaxadiol dan protopanaxatriol telah memenuhi 5 aturan Lipinski tetapi pada senyawa protopanaxatriol melanggar 1 aturan Lipinski dengan logP>5. Analisis ADMET pada senyawa protopanaxadiol dan protopanaxatriol menunjukkan profil yang baik seperti aspek absorpsi, kedua senyawa memiliki nilai intestinal absorption (IA) >90%, kedua senyawa memiliki log S rendah yaitu -6,009 dan -5,567. Pada aspek distribusi, kedua senyawa menunjukkan distribusi yang terbatas dengan nilai VDss yang rendah dan CNS yang rendah. Pada metabolisme, kedua senyawa bukan substrat atau inhibitor dari enzim CYP2D6 yang menandakan interaksi obat yang rendah dan aspek ekskresi, nilai total clearance menunjukkan senyawa dapat dieleminasi cukup baik dari tubuh. lalu pada aspek toksisitas, kedua senyawa menunjukkan profil keamanan yang baik. Hasil docking molecular menunjukkan S-score senyawa protopanaxadiol -6,5 dan S-score senyawa protopanaxatriol -6,2 yang lebih rendah dari kontrol ISO-1 dengan S-score -8,4. Hasil tersebut menandakan kedua senyawa akar ginseng memiliki afinitas cukup baik dengan protein MIF. Kesimpulan penelitian ini kedua senyawa akar ginseng yaitu protopanaxadiol dan protopanaxatriol memiliki potensi sebagai agen antiinflamasi melalui interaksi dengan protein Macrophage Migration Inhibitory Factor (MIF).