Pamungkas Iqbal Ariashad
Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kontribusi UPT Perpustakaan dan UNDIP Press dalam Pemenuhan Akses Informasi untuk Mahasiswa Disabilitas Pamungkas Iqbal Ariashad; Roro Isya Permata Ganggi
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 10, No 2 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.10.2.357

Abstract

Penelitian ini membahas peran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan dan UNDIP Press dalam memenuhi akses informasi untuk mahasiswa disabilitas. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peran UPT Perpustakaan dan UNDIP Press dalam memenuhi akses informasi untuk mahasiswa disabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang peran perpustakaan dalam konteks ini. Penelitian ini melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen sebagai teknik pengumpulan data. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa UPT Perpustakaan dan UNDIP Press memiliki kontribusi yang penting dalam mendukung akses informasi bagi mahasiswa disabilitas seperti menyediakan layanan yang lengkap seperti: layanan referensi, layanan sirkulasi, layanan penelusuran inforrnasi elektronik, layanan koleksi khusus, layanan Corparate Social Responsibilitg (CSR), dan layanan bimbingan pengguna perpustakaan. Fasilitas- fasilitas penunjang untuk akses informasi yang disediakan oleh perpustakaan, seperti aksesibilitas jalan, pintu masuk, meja sirkulasi, meja referensi, rak buku, toilet, dan ruang baca berkontribusi besar terhadap kemudahan akses informasi bagi mahasiswa disabilitas. Meskipun demikian, UPT Perpustakaan dan UNDIP Press perlu untuk evaluasi kembali berupa pelatihan lanjutan secara berkala dan bersetifikat untuk petugas perpustakaan tentang penanganan dan pelayanan bagi mahasiswa disabilitas, alat bantu komunikasi berupa pesan teks dan gambar untuk pemustaka tunarungu, akses jalan dan buku braille untuk pemustaka tunanetra, serta fasilitas toilet seperti penambahan alarm bantuan dan pegangan untuk berjalan ke toilet karena itu semua sebagai salah satu penunjang untuk mencari akses informasi.