Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pustakawan UPT Perpustakaan UNDIP dan UNDIP Press dalam Perencanaan Konten Reels di Instagram @perpus.undip sebagai Upaya Promosi Perpustakaan Ade Risma Khoirunnissa; Ika Nur Azizah
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 10, No 2 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.10.2.299

Abstract

Tingginya penggunaan media sosial khususnya Instagram membuka peluang bagi perpustakaan untuk memanfaatkannya sebagai alat promosi. Salah satu fitur yang dianggap efektif adalah Reels, karena format kontennya yang singkat yang diminati oleh pengguna. Hal ini dimanfaatkan oleh pustakawan UPT Perpustakaan Undip dan Undip Press dalam merancang strategi perencanaan konten Reels di Instagram @perpus.undip sebagai upaya promosi perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana strategi yang digunakan pustakawan UPT Perpustakaan Undip dan Undip Press dalam perencanaan konten Reels sebagai upaya promosi perpustakaan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap tiga informan, observasi, dan studi dokumen, lalu dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan lima tema utama dalam strategi perencanaan konten Reels yaitu: memahami audience, penentuan fokus konten, manajemen tugas tim, evaluasi konten yang telah diunggah, dan waktu unggahan konten. Hasil temuan juga menunjukkan bahwa terdapat kelemahan pada strategi pustakawan berupa belum adanya penetapan tolok ukur keberhasilan konten serta belum tersusunnya jadwal khusus untuk pembuatan konten Reels. Temuan ini mengindikasikan perlunya penetapan tolok ukur yang disepakati bersama serta jadwal unggahan konten yang terstruktur guna meningkatkan konsistensi dan efektivitas promosi perpustakaan melalui media sosial.