Andi Nur Khofifah Maghfirah M
Perpustakaan STIE Ciputra Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Instagram sebagai Strategi Komunikasi Layanan Perpustakaan Perguruan Tinggi di Era Society 5.0: Studi Kasus Perpustakaan Universitas Ciputra Surabaya Essy Marischa Nadia; Andi Nur Khofifah Maghfirah M
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 10, No 2 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.10.2.408

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemanfaatan Instagram sebagai strategi komunikasi layanan Perpustakaan Universitas Ciputra Surabaya di era Society 5.0 serta mengidentifikasi bentuk inovasi layanan yang tercermin dalam praktik komunikasi digital perpustakaan. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis konten terhadap 59 unggahan akun Instagram @uc_library yang dipublikasikan pada periode Juli 2024 hingga Agustus 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi nonpartisipan terhadap kategori unggahan, karakteristik konten, serta indikator keterlibatan audiens yang meliputi jumlah suka, komentar, dan bagikan. Data penelitian juga didukung oleh kajian literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram tidak hanya berfungsi sebagai media publikasi informasi, tetapi juga sebagai sarana komunikasi layanan, penyebaran literasi informasi, promosi kegiatan, serta penguatan citra institusi perpustakaan. Kategori konten informatif menjadi jenis konten yang paling dominan dengan proporsi sebesar 59,32% dari keseluruhan unggahan dan menunjukkan tingkat keterlibatan audiens yang paling tinggi, terutama pada konten yang bersifat praktis, relevan, dan disajikan secara visual komunikatif. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas komunikasi layanan perpustakaan melalui Instagram lebih dipengaruhi oleh relevansi dan strategi penyajian konten dibandingkan dengan frekuensi unggahan semata. Dengan demikian, Instagram dapat dipahami sebagai bentuk inovasi layanan berbasis komunikasi digital yang mendukung transformasi perpustakaan perguruan tinggi menuju layanan yang adaptif, interaktif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna di era Society 5.0.