Novi Ristiyani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Persepsi Siswa Kelas IV–VI terhadap Budaya Religius Sekolah melalui Kegiatan Shalat Dhuha dan Shalat Dzuhur Berjamaah di SDN Parakankawung Tasikmalaya Novi Ristiyani
Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 2 (2026): Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/hikmah.v3i2.2182

Abstract

The purpose of this study was to determine the perceptions of fourth-sixth grade students at Parakankawung Elementary School in Tasikmalaya regarding religious culture through congregational Dhuha and Dzuhur prayers. The study subjects were fourth-sixth grade students, along with supporting informants from students, teachers, and the principal, using a descriptive qualitative approach. Data analysis utilized data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data collection techniques were conducted through observation, interviews, and documentation. As part of the school's religious culture, congregational Dhuha and Dzuhur prayers were implemented successfully. All first-sixth grade students participated in the Duha prayers, while only third-sixth grade students participated in the Dzuhur prayers. Generally, the perceptions of fourth-sixth grade students were positive, indicated by feelings of comfort, enjoyment, and awareness of the importance of these activities. These activities have impacted on religious awareness, increased discipline, and increased responsibility. However, some students still refrained from participating due to school regulations, which resulted in suboptimal internalization of religious values.   Keywords : Student perception, religious culture, Dhuha prayer, Dzuhur prayer in congregation.   ABSTRAK   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi siswa kelas empat hingga enam di Sekolah Dasar Parakankawung di Tasikmalaya mengenai budaya keagamaan melalui shalat berjamaah Dhuha dan Dzuhur. Subjek penelitian adalah siswa kelas empat hingga enam, beserta informan pendukung dari siswa, guru, dan kepala sekolah, menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sebagai bagian dari budaya keagamaan sekolah, shalat berjamaah Dhuha dan Dzuhur dilaksanakan dengan sukses. Semua siswa kelas satu hingga enam berpartisipasi dalam shalat Dhuha, sedangkan hanya siswa kelas tiga hingga enam yang berpartisipasi dalam shalat Dzuhur. Secara umum, persepsi siswa kelas empat hingga enam positif, ditunjukkan oleh perasaan nyaman, senang, dan kesadaran akan pentingnya kegiatan ini. Kegiatan ini telah berdampak pada kesadaran keagamaan, peningkatan disiplin, dan peningkatan tanggung jawab. Namun, beberapa siswa masih menahan diri untuk berpartisipasi karena peraturan sekolah, yang mengakibatkan internalisasi nilai-nilai keagamaan yang kurang optimal.