Kumala Dewi Darmawi
Bagian Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran capaian imunisasi dasar sebelum dan selama pandemi COVID-19 di Puskesmas Cikupa Kabupaten Tangerang Devorah Mae Gabrielle Kwa; Kumala Dewi Darmawi
Tarumanagara Medical Journal Vol. 8 No. 1 (2026): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v8i1.37834

Abstract

Imunisasi merupakan upaya penting untuk melindungi anak-anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Pandemi COVID-19 di Indonesia menyebabkan berbagai kendala dalam pelayanan kesehatan, termasuk pelaksanaan program imunisasi. Studi ini bertujuan untuk mengetahui gambaran angka cakupan imunisasi dasar lengkap sebelum dan selama pandemi COVID-19 di Puskesmas Cikupa Kabupaten Tangerang. Studi deskriptif potong lintang dengan metode total sampling mengambil data dari rekam medis Puskesmas Cikupa periode 2019-2020 pada bayi dengan tahun lahir 2019 dan 2020. Total sampel sebanyak 7.555 subjek, terdiri dari 3.604 subjek pada tahun 2019 dan 3.951 subjek pada tahun 2020. Hasil studi menunjukkan bahwa cakupan imunisasi dasar lengkap pada tahun 2019 (sebelum pandemi) mencapai 99,76% dengan 3.594 dari 3.604 bayi yang mendapatkan imunisasi lengkap. Pada tahun 2020 (selama pandemi), cakupan imunisasi dasar lengkap menurun menjadi 95,80% dengan 3.715 dari 3.951 bayi yang mendapatkan imunisasi lengkap. Cakupan imunisasi dasar lengkap turun sebesar 3,96%. Penurunan ini menunjukkan dampak signifikan dari pandemi COVID-19 terhadap pelaksanaan program imunisasi dasar di wilayah Puskesmas Cikupa. Pandemi COVID-19 berdampak negatif terhadap cakupan imunisasi dasar, meskipun masih tetap mencapai target nasional. Upaya khusus dan strategi inovatif diperlukan dalam mempertahankan dan meningkatkan cakupan imunisasi dasar ketika terjadi situasi darurat kesehatan masyarakat di masa depan.