Yohannesa Wulandari
Departemen Ilmu Gizi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas suplementasi L-carnitine terhadap perbaikan ejection fraction pasien gagal jantung: Laporan klinis berbasis bukti Evelyn Patricia; Yohannesa Wulandari
Tarumanagara Medical Journal Vol. 8 No. 1 (2026): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v8i1.37836

Abstract

Pasien dengan gagal jantung sebagian besar memiliki ejection fraction (EF) yang rendah. Terapi standar gagal jantung belum optimal untuk memperbaiki EF yang dapat memengaruhi gejala klinis, kapasitas fungsional, dan kualitas hidup pasien. L‑carnitine merupakan bentuk asam amino yang berperan dalam produksi energi miokard dan memperbaiki fungsi mitokondria, sehingga berpotensi meningkatkan EF pada pasien gagal jantung. Studi ini secara objektif atau dengan berbasis bukti bertujuan untuk menilai efektivitas suplementasi L‑carnitine terhadap perbaikan EF pada pasien dengan gagal jantung. Metode studi yang digunakan ialah pencarian literatur dilakukan pada tiga database besar yaitu PubMed, Scopus, dan Cochrane menggunakan kriteria eligibilitas. Pencarian literatur didapatkan satu artikel meta‑analisis dan dua artikel randomized controlled trial (RCT) yang relevan dengan kriteria eligibilitas. Dua artikel RCT melaporkan bahwa suplementasi L-carnitine dapat meningkatkan EF pada pasien gagal jantung, namun tidak bermakna secara signifikan. Namun, satu artikel meta-analisis melaporkan bahwa suplementasi L-carnitine meningkatkan EF pasien gagal jantung secara signifikan (p=0,01). Suplementasi L-carnitine berpotensi memperbaiki EF ventrikel kiri pada pasien gagal jantung, namun perlu ditelaah kembali untuk mencari dosis dan tata cara pemberian yang terbaik.
Efektivitas suplementasi seng terhadap penurunan kadar C-reactive protein pada pasien obesitas: Laporan klinis berbasis bukti Wisi Fauziatun Nasa; Yohannesa Wulandari
Tarumanagara Medical Journal Vol. 8 No. 1 (2026): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v8i1.37843

Abstract

Pasien obesitas mengalami defisiensi mikronutrien seng akibat pola makan rendah seng dan kebutuhan seng yang meningkat. Keadaan tersebut memicu perburukan kondisi low grade inflammation pada obesitas dan meningkatkan risiko terjadinya komplikasi metabolik. Studi ini bertujuan untuk menilai efektivitas suplementasi seng terhadap penurunan kadar C-reactive protein pada pasien obesitas melalui telaah bukti ilmiah terkini. Metode pencarian literatur dilakukan pada tiga basis data besar yaitu PubMed, Scopus dan Cochrane hingga Desember 2025. Artikel yang diseleksi berupa randomized controlled trial (RCT) dan systematic review - meta-analysis. Proses seleksi dengan mengikuti alur PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) dengan menggunakan kriteria eligibilitas. Pada studi ini terdapat satu artikel systematic review dan satu artikel RCT yang relevan dengan kriteria eligibilitas. Artikel systemic review melaporkan bahwa pada suplementasi seng terdapat penurunan CRP yang bersirkulasi rata rata 1,68 mg/L setelah pemberian suplemen seng (p < 0,01) dan artikel RCT terdapat penurunan level hs-CRP pada pemberian suplementasi seng dibandingkan plasebo (p = 0,01). Suplementasi seng berpotensi menurunkan kadar CRP pada pasien obesitas.