Ayunda Vidya Karmelia
Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Laporan kasus: Hernia Amyand strangulate dan tatalaksananya Ayunda Vidya Karmelia; Giri Yurista; Yonathan Adi Purnomo
Tarumanagara Medical Journal Vol. 8 No. 1 (2026): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v8i1.37845

Abstract

Hernia Amyand merupakan varian langka dari hernia inguinalis yang ditandai dengan keberadaan apendiks vermiformis dengan atau tanpa inflamasi di dalam kantong hernia. Pada sebagian kecil kasus dapat berpresentasi sebagai ileus obstruktif yang mengancam jiwa. Diagnosis praoperatif sering kali sulit ditegakkan karena gambaran klinis menyerupai hernia inguinal strangulata biasa dan temuan pencitraan tidak selalu spesifik. Kasus pada seorang laki-laki usia 50 tahun dengan keluhan perut membesar dan terasa sesak sejak tiga hari sebelum masuk rumah sakit, disertai mual dan muntah, dan tanpa keluhan benjolan jelas di regio inguinal. Pemeriksaan fisik menunjukkan distensi abdomen dan tanda obstruksi usus, sedangkan CT scan abdomen mengarah pada ileus obstruktif letak tinggi dengan hernia inguinalis terinkarserasi tanpa identifikasi spesifik apendiks di dalam kantong hernia. Pasien menjalani eksplorasi hernia inguinal dan laparotomi. Intraoperatif ditemukan apendiks gangrenosa yang terjebak dalam kantong hernia sebagai penyebab obstruksi usus, konsisten dengan hernia Amyand tipe 3 menurut klasifikasi Losanoff dan Basson. Tatalaksana dilakukan apendektomi, perbaikan hernia tanpa mesh dengan teknik Bassini, serta eksplorasi kavum peritoneum untuk menilai viabilitas usus dan menangani kontaminasi intraabdomen. Laporan kasus ini menegaskan bahwa pemilihan tatalaksana pada hernia Amyand harus diindividualisasi berdasarkan kondisi apendiks, derajat sepsis, dan kebersihan lapangan operasi, di mana penggunaan mesh perlu dihindari pada luka kotor dengan risiko infeksi tinggi. Hernia Amyand perlu dipertimbangkan pada hernia inguinal strangulata dengan ileus obstruktif, serta keputusan mengenai apendektomi dan penggunaan mesh harus ditentukan secara individual.