Opan Pahmi Sopandi
Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Falsafah dan Ilmu Peradaban, Universiras Paramadina

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERSEPSI PENGUNJUNG TERHADAP STRATEGI KONTEN AKUN INSTAGRAM @TAHURADJUANDA.OFFICIAL DALAM MENINGKATKAN MINAT KUNJUNGAN Putri Alifiani Azzahra; Opan Pahmi Sopandi; Totok Amin Soefijanto
Journal Media Public Relations Vol. 6 No. 1 (2026): Journal Media Public Relations (JMP)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/asax3b79

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara promosi sebuah lokasi pariwisata, termasuk mengubah cara orang melihat dan ingin mengunjungi destinasi wisata alam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bagaimana persepsi pengunjung melihat strategi konten Instagram @tahuradjuanda.official untuk meningkatkan jumlah pengunjung yang datang ke Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda Bandung. Dalam penelitian ini, menggunakan metodologi kualitatif dengan data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan empat informan yang pernah mengunjungi Tahura Djuanda, Teori Uses and Gratifications digunakan dalam analisis penelitian ini untuk menjelaskan alasan audiens menggunakan media untuk memenuhi kebutuhan kognitif, afektif, dan sosial mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun Instagram @tahuradjuanda.official sangat penting sebagai sarana untuk memberikan informasi tentang wisata, memenuhi kebutuhan hiburan dan emosional, dan mempengaruhi minat pengikutnya untuk berkunjung. Persepsi positif tentang destinasi dipengaruhi oleh visual yang menarik, lingkungan alam, dan informasi tentang aktivitas wisata. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa informasi yang lebih lengkap tentang hal-hal seperti akses, rute, dan pelatihan konservasi masih kurang. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa strategi konten Instagram membantu Tahura Djuanda menjadi lebih terkenal di internet. Namun, masih perlu mengoptimalkannya agar dapat memenuhi kebutuhan audiens yang lebih luas.